JAKARTA - Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, mengaku diintai dan dibuntuti oleh komplotan orang tak dikenal (OTK). Komplotan tersebut, menurut Islah, menggunakan alat pendeteksi canggih yang mampu melacak keberadaan orang.
Hal itu terungkap setelah Islah bersama warga di lingkungannya menggelar ronda malam pada 21 Mei, setelah ada serangkaian aksi mencurigakan yang kedapatan tengah memantau kediamannya. Dalam kegiatan itu, dia bersama warga memergoki adanya OTK yang tengah menjalankan aksinya.
"Nah ini adalah orang yang kita pergoki membawa alat intelijen, namanya DF (Direction Finder) alat itu. DF itu alat pelacak jejak berdasarkan seluler," kata Islah di kantor YLBHI, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
OTK tersebut menggunakan motor Megapro dalam menjalankan aksinya. Sayangnya, ketika dipergoki, OTK itu langsung kabur membawa alat canggih itu, dan dia tak sempat merekam dengan jelas.
"Nah ini uniknya, alhamdulillah temannya yang dibonceng ketinggalan. Saking paniknya, ini intel cap Dua Kelinci ini," ujarnya.




