Total Aset Dana Pensiun Rp1.690 Triliun per April 2026

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Total aset dana pensiun per April 2026 tumbuh sebesar 6,12 persen year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp1.690,64 triliun.

Total Aset Dana Pensiun Rp1.690 Triliun per April 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset dana pensiun per April 2026 tumbuh sebesar 6,12 persen year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp1.690,64 triliun. Sedangkan pada Maret 2026 tumbuh 10,54 persen yoy. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mengatakan, untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,63 persen yoy dengan nilai mencapai Rp410,14 triliun.

Baca Juga:
Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Patuhi Ketentuan Penerbangan Pulang

"Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp1.280,50 triliun," ujarnya Sabtu (6/6/2026).

Angka ini tumbuh sebesar 10,13 persen yoy dibandingkan Maret 2026 yang tumbuh 11,76 persen yoy.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Anjlok, Indeks Nasdaq Turun 4 Persen

"Pada perusahaan penjaminan, pada April 2026 nilai aset terkontraksi sebesar 1,28 persen yoy menjadi Rp46,73 triliun. Sedangkan Maret 2026 tumbuh 0,77 persen yoy," tuturnya.

Di samping itu, aset industri asuransi pada April 2026 mencapai Rp1.202,16 triliun atau naik 3,39 persen yoy dari posisi yang sama di tahun sebelumnya. Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp984,20 triliun atau naik 4,65 persen yoy. 

Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode April 2026 mencapai Rp116,01 triliun, atau terkontraksi 0,36 persen yoy, terdiri dari premi asuransi jiwa yang tumbuh 3,28 persen yoy dengan nilai sebesar Rp62,58 triliun, dan premi asuransi umum dan reasuransi yang terkontraksi sebesar 4,32 persen yoy dengan nilai sebesar Rp53,43 triliun.

Industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencatatkan Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 476,11 persen dan 311,74 persen (di atas threshold sebesar 120 persen).

Untuk asuransi non komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan (badan dan program jaminan kesehatan nasional) dan BPJS Ketenagakerjaan (badan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, atau jaminan kehilangan pekerjaan) serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, total aset tercatat sebesar Rp217,96 triliun atau terkontraksi sebesar 1,95 persen yoy.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Bakal Naikkan HET Minyakita dalam Waktu Dekat, Ini Penyebabnya
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tradisi Bawa Oleh-oleh Perhiasan dan Aksesoris Bernuansa Emas dari Tanah Suci
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terpopuler: Vario 160 Dekati Harga Motor 125cc, BYD Minta Bantuan Netizen, Mobil Murah Kalahkan SUV Mahal
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Balas Serangan Drone, Iran Gempur Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tertibkan Kabel Fiber Optik
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.