Ribuan Jemaah Padati Masjid Istiqlal, Pesan Lingkungan Jadi Seruan Moral Umat

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Ribuan jemaah memadati Masjid Istiqlal Jakarta pada pelaksanaan Shalat Jumat, 5 Juni 2026.

Suasana masjid terbesar di Asia Tenggara itu tampak penuh sejak sebelum azan berkumandang.

Jemaah dari berbagai daerah memenuhi ruang utama, selasar, hingga area pelataran untuk mengikuti ibadah dan menyimak khotbah Jumat yang mengangkat tema “Pesan Al-Qur'an dalam Menjaga Lingkungan Hidup”.

BACA JUGA:Indonesia dan Uni Eropa Percepat Ratifikasi IEU-CEPA, Menko Airlangga: Target Berlaku Awal 2027

Khatib Jumat, Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengajak umat Islam memandang persoalan lingkungan hidup bukan semata isu teknis dan kebijakan publik, melainkan bagian dari tanggung jawab keagamaan yang memiliki dimensi moral dan spiritual.

Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa krisis lingkungan yang terjadi saat ini merupakan kenyataan yang dihadapi masyarakat dunia.

Banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, pencemaran sungai dan laut, serta meningkatnya suhu bumi menunjukkan bahwa alam sedang menghadapi tekanan yang serius akibat aktivitas manusia.

Mengutip surah al-Rum ayat 41, khatib menjelaskan bahwa Al-Qur'an telah memberikan peringatan mengenai kerusakan yang terjadi di darat dan laut akibat ulah manusia.

BACA JUGA:Promo Indomaret Terbaru Spesial 6.6 Juni 2026, DARLIE Pasta Gigi Double Action Beli 1 Gratis 1

Karena itu, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kesadaran iman dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi.

Jemaah tampak menyimak dengan penuh perhatian sepanjang khotbah.

Banyak di antara mereka mencatat poin-poin penting yang disampaikan, terutama ketika khatib menekankan pentingnya mengurangi perilaku konsumtif, menghemat penggunaan sumber daya, dan membangun budaya hidup ramah lingkungan.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertepatan dengan pelaksanaan khotbah memberikan makna tersendiri.

Masjid Istiqlal kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pendidikan umat yang tidak hanya membahas persoalan ritual keagamaan, tetapi juga isu-isu kemanusiaan dan peradaban yang menjadi tantangan global.

BACA JUGA:Indonesia dan Uni Eropa Percepat Ratifikasi IEU-CEPA, Menko Airlangga: Target Berlaku Awal 2027

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AI Mulai Masuk Industri Kesehatan, Bagaimana Nasib Tenaga Kerja Medis?
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Tarik Utang Rp 386 Triliun Per 31 Mei, Purbaya: 46,4 Persen dari Target APBN 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kurangi dampak rob, Pemkab Demak tanam 1.500 bibit mangrove di pesisir
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
RUPSLB BWPT Minta Restu Kuasi Reorganisasi, Buka Peluang Dividen
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Kabar Klub Cremonese, Sang Kiper Andrea Fulignati Kembali
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.