Veda Ega Pratama Bongkar Rahasia Sukses Raih Posisi Ke-2 di Practice Moto3 Hungaria 2026

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Awalnya paling buncit, Veda Ega Pratama justru menutup hari dengan kejutan besar. Pembalap muda Indonesia itu melesat dari posisi paling belakang ke papan atas. Perubahan drastis tersebut terjadi hanya dalam hitungan jam di Balaton Park.

Lalu, apa yang membuat Veda mampu membalikkan keadaan secara spektakuler? Veda membongkar rahasianya.

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, menunjukkan perkembangan luar biasa pada hari pertama Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Jumat (5/6/2026). Setelah mengalami kesulitan pada sesi awal, rider asal Gunungkidul itu berhasil bangkit dan mengamankan posisi kedua dalam sesi practice.

Perjalanan Veda pada awal hari tidak berjalan mulus. Pada sesi Free Practice 1 (FP1), pembalap berusia 17 tahun tersebut hanya mampu menempati urutan ke-26 atau posisi terakhir. Kondisi itu tidak lepas dari minimnya pengalaman Veda di Balaton Park yang menjadi lintasan baru baginya.

Adaptasi terhadap karakter sirkuit menjadi tantangan utama. Permukaan trek yang licin membuat Veda belum menemukan ritme terbaiknya saat sesi pagi berlangsung.

“Hari ini adalah hari yang sangat positif bagi saya. Jujur saja, pagi ini saya cukup kesulitan karena trek terasa sangat licin dan saya tidak nyaman dengan sensasi motor,” ujar Veda Ega, Sabtu (6/6/2026).

“Karena ini adalah pertama kalinya saya balapan di sini, saya membutuhkan beberapa putaran untuk memahami sirkuit dan di mana saya bisa meningkatkan performa.”

Situasi berubah drastis ketika sesi practice digelar pada sore hari. Veda tampil jauh lebih kompetitif dan berhasil mencatatkan waktu tercepat kedua, hanya kalah dari Maximo Quiles yang menjadi pembalap tercepat pada sesi tersebut.

Menurut Veda, peningkatan performa itu merupakan hasil evaluasi menyeluruh yang dilakukan bersama tim setelah FP1 berakhir. Analisis data dan perubahan setelan motor menjadi faktor penting yang membantunya menemukan performa terbaik.

“Setelah sesi pagi, kami dengan cermat menganalisis data bersama tim dan mengidentifikasi beberapa area di mana saya bisa mendapatkan waktu tambahan.”

“Kami juga melakukan beberapa perubahan pada pengaturan motor, dan sejak putaran pertama di sore hari saya langsung merasa jauh lebih baik. Kepercayaan diri saya meningkat putaran demi putaran, dan saya mampu berkendara lebih alami dan mendorong lebih keras,” ucap Veda Ega.

Kemampuan beradaptasi cepat yang selama ini menjadi salah satu keunggulannya kembali terlihat di Hungaria. Begitu menemukan setelan yang tepat dan memahami karakter lintasan, Veda mampu memangkas jarak dengan para rival dan langsung bersaing di kelompok terdepan.

Meski sukses mengakhiri hari pertama dengan hasil impresif, Veda memilih untuk tidak terlena. Ia menyadari persaingan akan semakin ketat pada hari kedua saat FP2 dan sesi kualifikasi berlangsung.

“Finis di posisi kedua pada hari pertama adalah hasil yang bagus, tetapi yang terpenting adalah saya merasa nyaman dan kompetitif. Besok semua orang akan meningkatkan performa lagi, jadi kita perlu tetap fokus dan terus bekerja,” kata Veda Ega.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Radio dan Rindu yang Tak Tergantikan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Irfan Bachdim dan Arlyansyah Meriahkan Pembukaan adidas Home of Football di Jakarta
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Andre Rosiade Usul Pembelian Solar Subsidi Wajib Cocokkan QR Code dan STNK
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Tangkap Pembuang Bayi di Gang Pati: Wanita Punya 5 Anak
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.