Tiga Proyek Panas Bumi PGEO Raih Pendanaan Asing USD477,87 Juta

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketiga proyek panas bumi itu masuk ke dalam Green Book 2026 yang diterbitkan oleh Bappenas.

Tiga Proyek Panas Bumi PGEO Raih Pendanaan Asing USD477,87 Juta (Foto: dok PGEO)

IDXChannel - PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) meraih pendanaan internasional hingga USD477,87 juta melalui tiga proyek panas bumi perseroan.

Ketiga proyek tersebut meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 (55 megawatt/MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 (55 MW), serta PLTP Lahendong Unit 7-8 (50 MW). 

Baca Juga:
PGEO Tunjuk Direktur Keuangan Baru, Ini Sosoknya

"Selain membuka peluang akses terhadap berbagai sumber pendanaan internasional yang dapat mendukung percepatan realisasi proyek, pencapaian ini juga meningkatkan visibilitas dan daya tarik proyek-proyek Perseroan di mata calon mitra strategis maupun lembaga pendanaan global," kata Direktur Utama Pertamina Geothermal, Ahmad Yani  dalam keterangan, Jumat (5/6/2026).

Ahmad menjelaskan, pendanaan tersebut diperoleh setelah ketiga proyek panas bumi itu masuk ke dalam Green Book 2026 yang diterbitkan oleh Bappenas.

Baca Juga:
Laba PGEO Naik Jadi USD43,89 Juta di Kuartal I-2026, Siap Ekspansi Panas Bumi

Dia berharap, fasilitas ini dapat membantu perseroan dalam mempertahankan cost of debt yang kompetitif sekaligus meningkatkan keekonomian proyek dalam jangka panjang.

"Kami optimistis penguatan fundamental bisnis, didukung portofolio proyek yang semakin matang, akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional,” ujar dia.

Baca Juga:
PGEO Teken Kontrak Pengadaan Tiket Pesawat dengan MTT Entitas Pertamina Senilai Rp50,35 Miliar

Adapun ketiga proyek ini tercantum dalam skema on-lending melalui pembiayaan concessional loan yang menawarkan suku bunga lebih atraktif serta tenor yang lebih panjang dibandingkan pembiayaan komersial. 

Rincian pinjaman yang tercantum dalam Green Book 2026 yakni LTP Lumut Balai Unit 3 (target COD 2030) USD158,86 juta dari JICA, PLTP Lumut Balai Unit 4 (target COD 2032) USD148,97 juta dari JICA, dan PLTP Lahendong Unit 7-8 (target COD 2030) USD170,04 juta dari World Bank

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajukan Justice Collaborator, Sony Sonjaya Siap Bongkar Aktor Besar Kasus MBG
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Minta Nafkah Rp200 Juta ke Ruben Onsu, Sarwendah Justru Dibela
• 47 menit lalucumicumi.com
thumb
Pemkab Bekasi berhentikan sementara ASN terjerat kasus narkoba
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Pemdes Pendem Salurkan Bantuan Pangan Bulog kepada 819 Warga, Bantu Ringankan Beban Ekonomi
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Purbaya Sebut Gaji ke 13 ASN Akan Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.