Empat Desa di Buol Terendam Banjir, Ratusan Warga Terdampak

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Buol: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan empat desa di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, terendam banjir. Kondisi ini terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah tersebut.

“Banjir terjadi pada Jumat (5 Juni) dipicu hujan deras yang menyebabkan air sungai meluap hingga merendam ratusan rumah warga serta fasilitas umum di beberapa desa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto, dilansir dari Antara, Sabtu, 6 Juni 2026. 

Ia mengatakan empat desa yang terdampak yakni Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) atau 193 jiwa terdampak di Desa Mulat, serta merendam 45 rumah warga dan Masjid Al-Haq.
 

Baca Juga :

Sinjai Diterjang Banjir Bandang dan Longsor

Sementara di Desa Mopu, banjir berdampak pada 25 KK atau 60 jiwa dengan 12 rumah warga terendam. Kemudian di Desa Bungkudu, sebanyak 130 KK atau 455 jiwa terdampak dan 91 rumah warga terendam banjir.

Selain itu jembatan penghubung jalan desa terputus dan tanggul sungai jebol akibat derasnya arus air. Untuk warga terdampak di Desa Potangoan, kata Asbudianto, masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Ia juga menyampaikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.

BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak bencana serta berkoordinasi dalam upaya penanganan.


Banjir merendam rumah warga di Desa Mulat, Kecamatan Bukal, Sulawesi Tengah, Jumat, 6 Juni 2026. ANTARA/HO-BPBD Sulteng


Menurut dia, kebutuhan mendesak masyarakat di Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan, antara lain bantuan logistik penanggulangan bencana, pembangunan tanggul sungai, serta pembuatan saluran pembuangan air. 

Khusus di Desa Bungkudu, masyarakat juga membutuhkan pembangunan jembatan darurat untuk memulihkan akses yang terputus akibat banjir.

Ia mengatakan kondisi banjir mulai berangsur membaik dengan genangan air yang mulai surut. Namun, genangan masih terdapat di sejumlah rumah warga dan masyarakat masih melakukan pembersihan rumah pasca-banjir.

BPBD Sulteng bersama BPBD Kabupaten Buol terus melakukan pemantauan dan penanganan. Tujuannya untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpopuler: Resident Evil Requiem Diskon Besar, Kenaikan Harga Game Konsol
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Bidan di Situbondo
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Purbaya Temukan 2.500 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok, Bakal Tambah Petugas dari Surabaya
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadwal dan Siaran Langsung Friendly Match Portugal vs Chile Malam Ini!
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Judicial Review Ditolak, Upaya Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura Masih Panjang
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.