Kronologi Bocah Tewas di Sragen, Ditemukan Penuh Luka dan Masih Berbalut Seragam Pramuka

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi bocah tewas di Sragen kembali menjadi sorotan publik setelah Polres Sragen melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang pada Sabtu (6/6/2026). Olah TKP tersebut dilakukan di lokasi penemuan jasad B (11) yang ditemukan tewas di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kronologi bocah tewas di Sragen ini semakin mengundang perhatian karena korban diduga kuat meninggal akibat tindak pembunuhan yang masih dalam penyelidikan intensif. Olah TKP ulang pun dilakukan sebagai bagian dari pendalaman penyelidikan guna mengungkap kebenaran di balik kematian B yang menggemparkan warga setempat.

Dalam perkembangan terbaru kronologi bocah tewas di Sragen ini, Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyebut pihaknya bersama tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah terus bekerja mengumpulkan petunjuk dan keterangan saksi.

"Kami tim dari Reskrim Polres Sragen gabungan dengan Polda Jawa Tengah saat ini terus melakukan pendalaman dan sedang melakukan olah TKP kembali. Semoga kasus ini segera terungkap," kata Kapolres Sragen, Sabtu (6/6/2026) seperti dikutip dari TribunSolo.

Tiga Saksi Dimintai Keterangan

Terkait perkembangan penyelidikan, Kapolres menambahkan bahwa sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Pada pemeriksaan awal yang dilakukan sejak Jumat (5/6/2026) malam, ada tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian yang sudah diperiksa.

"Sementara untuk interogasi tadi malam, saksi-saksi yang berada di lokasi sekitar tiga orang dan jumlahnya terus bertambah," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Moewardi, berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik kematian B. Menurutnya, keluarga sangat terpukul atas peristiwa yang menimpa korban.

"Kami berharap kasus ini bisa segera terungkap karena ini pembunuhan yang sangat sadis. Kalau pelakunya sudah ditemukan, kami meminta dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tuturnya.

Moewardi juga mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri sepulang bekerja dari sebuah pabrik.

Sebelum kejadian, keluarga mengaku tidak melihat adanya tanda-tanda mencurigakan.

 

Ditemukan Masih Pakai Seragam Pramuka

Berdasarkan pantauan di Instagram @tribunsolocom pada Jumat (5/6/2026), jasad korban pertama kali dilihat oleh sang ibu, Dewi, pada pukul 16.00 WIB.

Dalam kronologi bocah tewas di Sragen tersebut, jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan penuh luka. Tak hanya itu, B diketahui masih mengenakan seragam sekolah pramuka miliknya saat meregang nyawa.

Selain itu, tampak lokasi rumah korban berada di kawasan yang relatif sepi sehingga minim aktivitas warga. Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor yang menyulitkan proses pengungkapan kasus pada tahap awal.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif dengan mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi tambahan guna mengungkap secara terang peristiwa yang menggemparkan warga Sragen tersebut. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamin Pasokan Listrik, Jepang Targetkan Bangun Kembali 14 Reaktor Nuklir
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sengketa Lahan Lekok dan Nguling, Pemerintah Bentuk Tim Khusus Lintas Instansi di Pasuruan
• 9 jam laluberitajatim.com
thumb
Peluncuran CFD Palembang Dijadwalkan di Pekan Kedua Juni
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Mathew Baker Debut dengan Timnas Indonesia, Ungkap Peran Kevin Diks Untuknya
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, BI dan Pemerintah Kompak Siapkan 2 Langkah Penting
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.