Dishub DKI Siapkan Strategi Hadapi Rencana Penyesuaian Tarif Transjabodetabek

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga minat masyarakat menggunakan transportasi umum menyusul rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.

Sosialisasi dan Perluasan Tarif Integrasi

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara komprehensif mengenai urgensi penyesuaian tarif kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah penyangga Jakarta.

Selain sosialisasi, Dishub DKI juga berencana memperluas skema tarif integrasi yang saat ini berlaku bagi pengguna transportasi umum.

“Seperti tarif maksimum Rp10.000 dalam 3 jam yang diakses melalui aplikasi JakLingko agar mencakup seluruh rute Transjabodetabek,” kata Budi.

Ia menjelaskan tarif integrasi Rp10.000 merupakan batas biaya maksimum yang dikenakan kepada penumpang yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi umum dalam satu perjalanan berkelanjutan, seperti Transjakarta, MRT, dan LRT.

Namun, menurutnya, skema tersebut saat ini hanya dapat dimanfaatkan oleh pengguna yang mengakses layanan melalui aplikasi JakLingko.

Tingkatkan Layanan dan Akses Penumpang

Dishub DKI juga berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui kepastian jadwal keberangkatan yang lebih akurat guna memangkas waktu tempuh perjalanan.

Selain itu, perhatian diberikan pada kemudahan akses lanjutan atau first mile dan last mile dengan memperbaiki berbagai fasilitas pendukung di titik transit.

“Termasuk integrasi fisik yang aman dengan halte atau stasiun serta menyediakan rute pengumpan agar penumpang mudah mencapai titik akhir tujuan,” ujar Budi.

Di sisi lain, Budi mengungkapkan besaran subsidi Transjabodetabek pada 2026 mencapai Rp401,08 miliar.

“Untuk subsidi per pelanggan, rata-rata Rp12.258,” ungkapnya.

Meski terdapat rencana penyesuaian tarif, Dishub DKI menilai tidak ada kendala besar dalam pengembangan layanan Transjabodetabek.

"Namun, masih diperlukan koordinasi lebih lanjut dalam hal penyediaan sarana prasarana dan operasional, seperti pembangunan halte hingga terkait subsidi," tutur Budi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekitar 12 Ribu Mahasiswa Indonesia Tempuh Pendidikan Tinggi di Malaysia
• 32 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Deretan Gurita Bisnis Giorgio Antonio, Pacar Sarwendah yang Disebut Jadi CEO hingga Terseret Konflik Ruben Onsu
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebijakan Pemerintah dan BI Sudah Menyatu, Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Tak Lagi Lemah
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Indonesia Open Hari Ini, Indonesia Kejar Tiga Tiket Final di Istora
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Polda Riau Tanam 1.000 Bibit Mangrove
• 12 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.