WASHINGTON, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling serang di tengah gencatan senjata yang dilakukan kedua negara.
Komando Pusat AS (Centcom) mengungkapkan telah menyerang situs radar pengawasan pantai Iran di Goruk dan di Pulau Qeshm.
Pasukan AS sebelumnya menegaskan telah menembak jatuh empat drone satu arah Iran yang diluncurkan ke Selat Hormuz.
Baca Juga: Xi Jinping Akan ke Korea Utara Pekan Depan
Mereka mengatakan drone tersebut menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim kawasan.
Iran kemudian membalas dengan menembakkan rudal balistik ke dua pangkalan udara AS di Kuwait dan fasilitas Angkatan Laut AS di Bahrain.
Dilansir dari BBC, Sabtu (6/6/2026), Centcom menegaskan penilaian awal menunjukkan dari tujuh rudal Iran yang ditembakkan ke dua negara Teluk tersebut, enam berhasil dicegat. Sedangkan satu yang lolos tidak mencapai targetnya.
Insiden ini terjadi beberapa hari setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan, eskalasi yang mengancam gencatan senjata rapuh kedua negara.
Ketika itu, satu orang tewas dan lebih dari 60 lainnya luka-luka akibat serangan pesawat tak berawak Iran di Bandara Internasional Kuwait, Rabu (3/6/2026).
Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah bertanggung jawab atas serangan ke bandara itu.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : BBC
- amerika serikat
- iran
- as serang radar pengintaian
- pangkalan as
- bahrain
- kuwait





