HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) sukses menggelar “English Olympic 2026” pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Ruangan Theatre Kampus 2 PNUP Mongcongloe, Maros, yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia serta perwakilan SMA dan MAN se-Kota Makassar, Maros, dan Gowa.
Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa PNUP ini mengangkat tema “The Final Case : Unity Solves Everything” dan memperlombakan lima kategori kompetisi, yaitu Battle of Brains, Speech, Story Telling, Newscasting, dan Creative Video Content. Pendaftaran peserta dibuka sejak 13 April hingga 2 Mei 2026, dan puncak final dilaksanakan pada hari tersebut.
Ketua Panitia, Naufal Ashabur, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris para siswa, sekaligus melatih kepercayaan diri dan keberanian berbicara di depan umum.
“Selain untuk promosi kampus, ajang ini untuk melatih kepercayaan diri peserta berbicara di depan umum,” jelasnya.
Lebih lanjut, Naufal menjelaskan bahwa English Olympic dirancang untuk meningkatkan keterampilan akademis para peserta, menguji dan memperdalam penguasaan kosakata, tata bahasa, serta kefasihan berbahasa Inggris. Selain itu, kegiatan ini juga membangun karakter dengan mengembangkan sportivitas dan mental pantang menyerah.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran wawasan, mengenalkan peserta pada nilai-nilai keberagaman, literasi global, dan empati melalui berbagai tema yang dilombakan,” bebernya.
Koordinator Lomba, Nabilah Jauza, mengapresiasi antusiasme peserta yang mencapai ratusan pendaftar pada ajang kali ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadikan English Olympic sebagai kalender event tahunan UKM Bahasa PNUP dan sarana efektif untuk mempromosikan kampus kepada siswa.
“Peserta yang terdaftar ratusan mencakup perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia serta delegasi dari SMA dan MAN se-Kota Makassar, Maros, dan Gowa,” katanya.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga malam hari guna menentukan juara di setiap kategori kompetisi yang diperlombakan, menandai puncak dari rangkaian acara yang penuh semangat dan persaingan sehat tersebut. (*/)





