HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Mahasiswa Universitas Ciputra Makassar melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM Dapur Bu Ike dengan memberikan edukasi mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan analisis Break Even Point (BEP) untuk membantu pengelolaan keuangan usaha lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan ini, tim mahasiswa mengumpulkan dan mengolah data biaya operasional usaha Dapur Bu Ike, termasuk bahan baku dan biaya pendukung produksi. Data tersebut digunakan untuk menghitung HPP setiap produk yang dijual, sehingga pelaku usaha dapat menentukan harga jual yang tepat dan menghitung keuntungan secara akurat.
Selain itu, mahasiswa juga melakukan analisis BEP guna mengetahui jumlah minimum penjualan yang harus dicapai agar usaha dapat menutupi seluruh biaya operasional. Hasil analisis tersebut disampaikan kepada pemilik usaha melalui edukasi dan diskusi interaktif.
Pemilik Dapur Bu Ike, Ike Sarasdyana, menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa. Ia menjelaskan, “Informasi yang diberikan membantu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangan usaha dan dapat menjadi referensi dalam menentukan strategi bisnis ke depan.” Ike menegaskan bahwa edukasi ini sangat berarti dalam pengembangan usahanya.
Lebih lanjut, program ini tidak hanya menjadi wadah penerapan ilmu mahasiswa selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal. Diharapkan pemahaman tentang HPP dan BEP dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha Dapur Bu Ike di masa mendatang. (*/)





