Bos Nvidia Ramal Korea Selatan Bakal Jadi Raja Dunia di Sektor Ini

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, tiba untuk pertemuan dengan Komite Perbankan Senat di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 3 Desember 2025. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan teknologi kelas kakap dunia Nvidia memproyeksikan Korea Selatan bakal menjadi pusat kekuatan dunia di sektor robotika dan pabrik kecerdasan buatan (AI factories). Hal itu didasari oleh posisi negara tersebut sebagai pemimpin manufaktur global yang memiliki ekosistem lengkap, mulai dari industri chip, elektronik, hingga otomotif.

CEO Nvidia Jensen Huang menjelaskan potensi besar tersebut setibanya di Korea Selatan untuk kunjungan kerja kedua dalam tujuh bulan terakhir. Ia menjadwalkan pertemuan strategis dengan sejumlah raksasa teknologi lokal seperti Samsung Electronics, SK Hynix, Hyundai Motor, LG, dan Naver guna memperdalam kolaborasi di bidang chip dan teknologi fisik AI.


"Karena Korea adalah pusat manufaktur dunia, kita dapat menerapkan teknologi robotika, teknologi AI fisik yang kita temukan di sini untuk industri," ujarnya dilansir Reuters, Jumat (5/6/2026).

Baca: Asia dalam Zona Merah: Won, Ringgit - Dolar Singapura Ambruk Parah

Huang menilai integrasi antara teknologi kecerdasan buatan dan robotika akan menjadi penggerak utama industri manufaktur chip di masa depan. Kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di Korea Selatan dipandang sebagai peluang besar untuk mengembangkan inovasi yang dapat mengubah lanskap industri global.

"Jadi kami memiliki peluang besar untuk bermitra dengan perusahaan semikonduktor di sini juga," lanjut Huang.

Saat ini, Samsung Electronics dan SK Hynix tercatat memasok sekitar 70% kebutuhan chip memori untuk mendukung sistem kecerdasan buatan buatan Nvidia. Huang juga mengonfirmasi bahwa kedua perusahaan tersebut, bersama Micron, telah lolos kualifikasi untuk memasok chip memori canggih HBM4 bagi platform AI terbaru Nvidia yang bernama Vera Rubin.

"Ketiga vendor tersebut sedang dalam tahap produksi, dan mereka semua berlomba untuk mendukung Vera Rubin," tegasnya.

Baca: Krisis 2026 Makin Parah, Pengusaha Mengaku Sudah Kewalahan

Selain urusan bisnis manufaktur, Nvidia secara konkret telah mulai melakukan perekrutan tenaga kerja untuk pusat penelitian dan pengembangan (R&D) miliknya yang berlokasi di Seoul. Langkah ini mempertegas komitmen jangka panjang Nvidia untuk menjadikan Korea Selatan sebagai mitra strategis dalam pengembangan infrastruktur AI.

"Apakah saya membawa hadiah untuk Korea? Saya membawa banyak bisnis untuk Korea. Saya punya beberapa kejutan," pungkas Huang.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Andre Rosiade Usul Pembelian Solar Subsidi Wajib Cocokkan QR Code dan STNK
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Mengenal ‘Garam Les’, Warisan Budaya Bali Utara yang Masih Diproduksi
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Link Live Streaming Semifinal Indonesia Open 2026: Satu Wakil Tuan Rumah Sudah ke Final
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Minum Es saat Hamil Tidak Bikin Bayi Gendut, Ini Faktanya!
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Dasco Bilang DPR dan Pemerintah Sepakati Sejumlah Langkah Penguatan Ekonomi RI
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.