Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan hubungan erat antara dirinya dan Presiden China Xi Jinping telah menjadi fondasi kuat bagi perkembangan hubungan bilateral Rusia dan China yang terus menguat, dalam pernyataannya pada Kamis (4/6/2026) saat menjawab pertanyaan Presiden Kantor Berita Xinhua, Fu Hua, di sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (St. Petersburg International Economic Forum/SPIEF) ke-29.
Putin mengatakan dirinya dan Xi Jinping telah membangun tingkat kepercayaan yang sangat tinggi dalam hubungan kedua negara.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan Xi Jinping saling memanggil sebagai "sahabat lama."
"Ini bukanlah ungkapan yang berlebihan maupun sekedar basa-basi diplomatik," tegas Putin.
Menurut Putin, hubungan Rusia dan China terus berkembang dari waktu ke waktu melalui prinsip-prinsip yang dibangun secara bertahap lewat pertukaran dan kerja sama jangka panjang.
Perjanjian 25 Tahun Jadi Dasar Kerja SamaPutin mengingatkan bahwa 25 tahun lalu Rusia dan China menandatangani Perjanjian Hubungan Bertetangga yang Baik dan Kerja Sama Bersahabat China-Rusia.
Ia menyebut perjanjian tersebut sebagai dokumen penting yang menciptakan kondisi menguntungkan bagi pengembangan kerja sama bilateral.
Menurut Putin, perjanjian itu juga menjadi dasar kuat bagi kolaborasi kedua negara di berbagai sektor strategis.
Putin menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan diversifikasi pembangunan di Rusia maupun China telah membuka peluang baru untuk memperluas kerja sama bilateral.
Volume perdagangan Rusia dan China saat ini disebut telah mendekati 250 miliar dolar AS.
Kerja Sama Meluas ke AI, Teknologi Informasi, dan GenetikaPutin mengatakan dalam beberapa tahun terakhir kedua negara semakin fokus pada bidang-bidang pengembangan baru.
Bidang tersebut mencakup artificial intelligence (AI), teknologi informasi, biologi, dan genetika.
Ia menegaskan bahwa kerja sama Rusia dan China tidak ditujukan untuk merugikan pihak ketiga mana pun.
Menurut Putin, hubungan bilateral kedua negara dibangun berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan kepentingan bersama.
Putin juga menilai China berkembang sangat kuat serta memainkan peran yang semakin penting dalam perekonomian global, politik dunia, dan berbagai urusan internasional.
Rusia, lanjutnya, terus memantau perkembangan tersebut dengan saksama sekaligus aktif memperluas kerja sama dengan China.
Optimistis Seluruh Target Pertukaran Bilateral 2026 TercapaiMenyinggung kunjungan kenegaraannya yang baru-baru ini dilakukan ke China, Putin menyampaikan optimisme terhadap hasil yang telah dicapai.
Ia menyatakan keyakinan penuh bahwa seluruh tujuan yang ditetapkan selama kunjungan tersebut akan terealisasi.
Putin mengatakan dirinya dan Xi Jinping telah menyelesaikan agenda pertukaran bilateral untuk tahun 2026.
Pemerintah kedua negara disebut akan terus memperdalam kerja sama yang telah berjalan.
Perusahaan-perusahaan Rusia dan China juga akan meningkatkan kolaborasi di berbagai bidang.
Secara keseluruhan, Putin menegaskan hubungan Rusia-China terus berkembang di atas dasar kepercayaan tinggi, kepentingan bersama, dan kerja sama yang saling menguntungkan.




