Indonesia Open 2026: Agresivitas Jojo Berbuah Tiket Final

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jonatan Christie menjejakkan kaki di final Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Jojo menang rubber game atas Teeraratsakul dengan skor 16-21, 21-10, dan 21-12.  Lebih Agresif Jojo sempat kesulitan menemukan pola terbaiknya pada game pertama. Pada game kedua, Jojo bermain lebih agresif untuk menciptakan celah di pertahanan lawan, dan pada game ketiga Jojo berhasil mengunci kemenangan.
 
“Bersyukur, puji Tuhan bisa melaju ke babak final setelah permainan yang cukup menegangkan karena kondisi bola cukup berbeda dibanding sebelumnya. Hari ini shuttlecock sangat cepat dan ini cukup menguntungkan lawan karena dia pemain menyerang, smash-nya sangat kencang,” kata Jonatan. 
 
Jojo mengaku terlambat mengantisipasi kekuatan lawan yang memiliki smash kencang. Untungnya, Jojo bisa tetap tenang dan mengembalikan kepercayaan dirinya untuk berhasil memenangkan game kedua dan ketiga. Baca juga: Hasil Indonesia Open 2026: Putri KW Tersingkir di Perempat Final “Tadi pertama saya kurang mengantisipasi hal ini, sehingga banyak poin yang lawan dapatkan dan memang serangannya bagus banget. Di babak kedua saya coba untuk bermain lebih agresif, dan puji Tuhan bisa keluar dari tekanan,” imbuhnya. 

Kemenangan hari ini ternyata punya makna tersendiri bagi Jonatan, ini adalah kali pertama ia menembus babak final turnamen Indonesia Open. Jonatan mengatakan bahwa kesempatan ini sudah dinantikannya sejak lama. 
 
“Ini final pertama saya di Indonesia Open dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti sekali untuk saya. Saya menunggu momen ini cukup lama. Saya berusaha mencari formula yang tepat juga, dan ya mungkin waktunya Tuhan kasih di tahun ini,” ujar Jonatan.  Waspada Kecepatan Lawan Di laga puncak, Jonatan sudah ditunggu Victor Lai (Kanada) yang sudah lebih dulu lolos dengan mengalahkan Chou Tien Chen (Chinese Taipei), dengan skor 21-19, 19-21, 21-19. 
 
“Victor adalah pemain muda ketiga yang saya hadapi di turnamen ini. Pertama Alwi (Farhan), lalu Panitchaphon (Teeraratsakul) dan Victor (Lai). Pemain muda punya speed, punya ketahanan, daya juang, semangat yang cukup tinggi. Terlihat tadi dia menghadapi Chou Tien Chen juga sangat ketat permainannya. Itu yang perlu diantisipasi,” jelas Jonatan. 
 
Jonatan dan Victor belum pernah saling berhadapan, laga di final besok menjadi pertemuan perdana bagi kedua pemain.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Melemah ke Rp 18 Ribu, Industri Otomotif Waspadai Efek Berantai
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Mobil Sport, Harley hingga Valas dari Rumah Silmy Karim Eks Wamen Imipas
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Aturan Ekspor Satu Pintu Jadi Angin Segar Bagi Pelaku Hilirisasi
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Libur Sekolah di Sejumlah Wilayah Lengkap Beserta Arahan Kemendikdasmen
• 46 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Fictophilia: Ketika Kamu Jatuh Cinta pada Karakter yang Tidak Pernah Ada
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.