FBI Kerahkan Sistem Anti-Drone di Piala Dunia 2026

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat memperketat keamanan udara sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Badan intelijen dan penegak hukum domestik tersebut memastikan bakal mengerahkan sistem khusus guna mendeteksi sekaligus melumpuhkan pesawat nirawak (drone) di seluruh fasilitas yang terafiliasi dengan turnamen tersebut.

Langkah preventif ini diambil demi mengantisipasi potensi ancaman keamanan dari udara yang kian dinamis. 

"Sebagai bagian persiapan kami, FBI juga memprioritaskan kapabilitas sistem anti-pesawat nirawak (C-UAS). FBI telah bekerja sama dengan mitra federal dan penegak hukum di kota tuan rumah untuk memastikan fasilitas deteksi, pelacakan, dan mitigasi ada di setiap lokasi," kata FBI dalam keterangan resminya.

Bagi badan tersebut, melindungi ruang udara di atas lokasi kegiatan Piala Dunia "sama pentingnya seperti melindungi darat."

Selaras dengan kebijakan tersebut, Dinas Penerbangan Federal AS (FAA) pada akhir Mei lalu juga telah mengonfirmasi sinergi bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman.

Ketiga lembaga ini akan memberlakukan pembatasan penerbangan sementara (temporary flight restrictions) secara ketat di atas stadion-stadion yang menggelar pertandingan, serta di titik-titik konsentrasi berkumpulnya para penggemar sepak bola di seantero negeri.

Di sisi lain, Dinas Rahasia AS (US Secret Service) pada awal Juni ini turut menggarisbawahi peta pembagian kerja pengamanan.

Mereka menegaskan bahwa tanggung jawab utama terkait keselamatan dan keamanan para penonton di arena pertandingan tetap berada di tangan otoritas kota serta pemerintah negara bagian yang menjadi tuan rumah.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai tanggal 11 hingga 19 Juni mendatang.

Khusus di Amerika Serikat, atmosfer pertandingan kompetisi sepak bola bergengsi ini akan tersebar dan dilangsungkan di 11 kota berbeda.

Sumber: ANTARA/Sputnik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadir Lebih Pagi, Simak Jam Operasional CFD Jakarta
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Bongkar Komplotan Jambret Kalung Emas di Jakbar, Pelaku Utama Ditangkap
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah proyeksi tarif RI jadi 18 persen usai negosiasi dengan AS
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Jayawijaya Tetapkan Selasa dan Jumat sebagai Hari Bersih-Bersih untuk Dukung Indonesia ASRI
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Sehari Bersama BRI Bahtera Seva I, Pelayan Warga Kepulauan Seribu
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.