DPR RI menggelar pertemuan bersama pemerintah serta Bank Indonesia (BI) untuk membahas perkembangan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk memperkuat nilai tukar rupiah.
Pertemuan digelar di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pertemuan dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Hadir dalam pertemuan itu Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur BI Perry Warjiyo. Dikutip detikFinance, berdasarkan data Bloomberg, dolar AS menguat 77 poin atau 0,43 persen hingga mencapai level Rp 18.044.
Dasco mengatakan pihaknya menggelar pertemuan dengan pemerintah untuk mengevaluasi perkembangan ekonomi Indonesia. Selain itu, juga sebagai koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter agar dapat berjalan selaras dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Pada hari ini kami Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sengaja berkumpul dengan teman-teman dari lembaga otoritas moneter maupun kebijakan fiskal, serta dari pihak pemerintah, untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi," ujarnya.
"Sekaligus kemudian melakukan koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini," sambung dia.
Menurutnya, hasil pembahasan dalam pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan. Namun, rincian kesepakatan itu akan disampaikan secara terpisah oleh masing-masing institusi terkait.
"Alhamdulillah hasil koordinasi pada hari ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan yang tentunya akan disampaikan oleh masing-masing pihak, baik dari otoritas moneter, fiskal, maupun dari pihak pemerintah," tuturnya.
(amw/amw)





