Gus Fawait Ancam Cabut Izin Kios Pupuk Nakal yang Rugikan Petani Jember

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

JEMBER (Realita) - Bupati Jember Gus Fawait menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada oknum kios pupuk yang terbukti merugikan petani. Pemkab Jember bahkan siap mengusulkan pencabutan izin usaha bagi kios yang melakukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

Pernyataan tegas itu disampaikan Gus Fawait saat menyoroti pentingnya pengawasan distribusi pupuk dan perlindungan terhadap petani sebagai penerima manfaat program pemerintah. Menurutnya, pupuk bersubsidi merupakan salah satu instrumen penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca juga: 70 Persen Infrastruktur Pertanian Rusak, Pemkab Jember Gerak Cepat Perbaiki Ratusan Irigasi

Karena itu, distribusi pupuk harus berjalan sesuai aturan dan tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi. Pemerintah daerah, kata dia, akan berdiri di garda terdepan untuk memastikan hak-hak petani terpenuhi tanpa hambatan.

"Kami tidak ragu-ragu mengusulkan pencabutan izin apabila ada oknum kios yang merugikan petani. Banyak kios yang baik, tetapi kalau ada yang tidak baik tentu akan kami tindak," tegas Gus Fawait.

Menurutnya, mayoritas kios pupuk di Jember telah bekerja dengan baik dan menjalankan tugasnya sesuai ketentuan. Namun, jika ditemukan satu atau dua oknum yang menyalahgunakan kewenangan, pemerintah tidak akan tinggal diam.

Pemkab Jember berkomitmen memastikan seluruh bantuan dan subsidi pertanian yang telah disiapkan pemerintah pusat benar-benar sampai kepada petani tanpa hambatan maupun penyimpangan di lapangan. Petani tidak boleh menjadi korban praktik-praktik yang menghambat akses terhadap pupuk bersubsidi yang sudah menjadi hak mereka.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat pengawasan terhadap rantai distribusi pupuk agar penyalurannya berlangsung tepat sasaran. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan pupuk menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga produktivitas pertanian.

"Kalau ada yang mencoba bermain-main dengan hak petani, tentu akan kami evaluasi dan tindak sesuai aturan yang berlaku. Kami ingin petani mendapatkan haknya dengan mudah," ujar Gus Fawait.

Gus Fawait juga menyinggung sejumlah persoalan yang sempat muncul terkait distribusi pupuk dan BBM subsidi. Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem agar pelayanan kepada petani semakin mudah, transparan, dan efektif.

Menurutnya, keberadaan kuota pupuk maupun BBM subsidi yang telah disediakan pemerintah harus benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta aktif melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan.

Baca juga: Optimalisasi 7.070 Hektare Lahan di Jember Tahun 2026, Produktivitas Petani Terus Meningkat

Ia menegaskan, apabila masih ditemukan kendala dalam proses penyaluran, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk segera diselesaikan. Pemerintah tidak ingin persoalan administrasi maupun praktik oknum tertentu menghambat kebutuhan petani.

"Kalau ada masalah di bawah, itu menjadi tanggung jawab saya sebagai kepala pemerintahan Kabupaten Jember. Karena kuota pupuk ada, kuota BBM juga ada," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih ditemukan kendala dalam penyaluran berbagai program pertanian. Ia menegaskan tidak ingin menyalahkan pemerintah pusat karena dukungan terhadap sektor pertanian dinilai sudah sangat besar.

Menurutnya, pemerintah pusat telah memberikan perhatian serius kepada Kabupaten Jember melalui berbagai program bantuan pertanian. Mulai dari pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung hingga program optimalisasi lahan yang bertujuan meningkatkan produktivitas petani.

Karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dukungan yang besar dari pemerintah pusat harus dibarengi dengan pengawasan yang kuat di tingkat daerah.

Baca juga: Peringati Hari Lansia Nasional, Pemkab Jember Tegaskan Komitmen Hormati dan Sejahterakan Lansia

"Yang salah bukan pemerintah pusat. Kalau ada kendala di lapangan, itu tanggung jawab kami di daerah untuk memperbaikinya," tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait meminta para petani untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik yang merugikan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Laporan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Ia menegaskan bahwa keberpihakan pemerintah kepada petani harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Karena itu, pengawasan distribusi pupuk akan terus diperketat agar tidak ada ruang bagi oknum yang mencoba mengambil keuntungan dengan mengorbankan kepentingan petani.

Dengan sikap tegas tersebut, Pemkab Jember berharap penyaluran pupuk bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran. Pemerintah juga ingin memastikan seluruh program pertanian yang telah digelontorkan mampu meningkatkan produksi, kesejahteraan petani, dan memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur.

"Saya minta petani jangan takut melapor jika menemukan penyimpangan. Pemerintah Kabupaten Jember akan berdiri bersama petani dan tidak akan membiarkan ada pihak yang merugikan petani," pungkas Gus Fawait.

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rusia Kaji Bebas Visa untuk Indonesia, Malaysia hingga Bahrain
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hasil Riset: Teh Hijau Bisa Meningkatkan Kecerdasan Otak
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Hasil Kualifikasi Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Amankan Start Baris Ketiga
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Pelatih Dewa United ingatkan pemain agar konsisten lawan Pelita Jaya
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Diduga Salah Injak Pedal, Mobil Tabrak Motor dan Angkot di Palembang, 2 Orang Tewas | BERUT
• 46 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.