Kemenhub Perkuat Regulasi Penerbangan Hadapi Audit ICAO

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat regulasi penerbangan sebagai persiapan menghadapi audit International Civil Aviation Organization (ICAO) yang dijadwalkan akhir 2026 atau awal 2027. Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agustinus Budi Hartono, menegaskan langkah ini penting untuk memastikan operasional penerbangan Indonesia memenuhi standar keselamatan dan keamanan internasional.

Kemenhub mematangkan regulasi penerbangan nasional guna memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan keamanan yang terus berkembang. Agustinus menekankan bahwa sektor penerbangan yang bersifat lintas wilayah dan negara memerlukan harmonisasi regulasi guna mendukung konektivitas udara internasional.

Indonesia diperkirakan akan menjalani audit ICAO pada akhir 2026 atau awal 2027. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan mempersiapkan diri sejak dini. Kemenhub juga mengharapkan dukungan dari Indonesian National Air Carriers Association (INACA) beserta operator penerbangan lainnya untuk memastikan pelaksanaan audit berjalan lancar.

Agustinus menyoroti tantangan dalam menjawab sejumlah pertanyaan protokol audit yang terkait dengan aspek regulasi nasional. Ia mengungkapkan bahwa penyempurnaan regulasi, termasuk pembaruan pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, dapat mendukung pemenuhan standar ICAO.

Prestasi Sebelumnya

Sebelumnya, hasil audit ICAO pada 2024 menunjukkan tingkat keamanan penerbangan Indonesia berada di atas rata-rata dunia dengan Effective Implementation (EI) sebesar 88,53 persen. Audit tersebut dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta dan Juanda, serta memperoleh nilai tanpa isu-isu kritis di bidang keamanan penerbangan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pada 2025, Indonesia menerima Council President Certificate dari Presiden ICAO, Salvatore Sciacchitano, sebagai pengakuan atas peningkatan pengawasan keamanan penerbangan sipil yang sesuai standar ICAO.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manfaat lansia memasak hingga Audi rilis Q5 Sportback
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Korea Utara Tegaskan Program Nuklir Tidak Bisa Dinegosiasikan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rekomendasi 5 Daerah Kosan di Kota Bandung Buat Mahasiswa
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.