Bupati Gorontalo Ajak Masyarakat Cegah Penyalahgunaan Narkoba Jelang PENAS KTNA 2026

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.

Ajakan tersebut disampaikan Sofyan di Gorontalo pada Minggu, 7 Juni 2026.

Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat terkait.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan dari pengaruh narkoba.

Sofyan mengatakan, "Kita tidak saja menjaga diri sendiri, tetapi turut menjaga lingkungan, saudara-saudara, adik-adik, keluarga kita untuk tidak menyalahgunakan narkoba di manapun berada."

Jaga Keamanan dan Nama Baik Daerah

Sofyan mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah menjelang pelaksanaan PENAS KTNA 2026.

Ia berharap masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari aktivitas yang berpotensi merusak citra daerah.

Menurutnya, keamanan menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga selama kegiatan nasional tersebut berlangsung.

Sofyan mengatakan, "Beberapa hari ke depan kita akan mengarak-arakan Pekan Nasional Tani dan Nelayan sebagai tuan rumah. Marilah kita menjaga nama baik daerah ini sekaligus menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu yang datang ke Provinsi Gorontalo."

Ia juga mengajak masyarakat mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba agar para tamu yang datang memperoleh kesan positif terhadap Gorontalo.

Sofyan mengatakan, "Kita berharap daerah ini tidak ditemukan rantai-rantai yang tidak baik, rantai-rantai yang menyalahgunakan narkoba. Oleh karena itu, marilah kita menjadi tuan rumah yang baik."

Apresiasi Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam kampanye anti narkoba.

Pihak yang mendapat apresiasi antara lain Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo, komunitas pelari, pemerintah kecamatan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, BNN, komunitas olahraga, dan masyarakat sangat penting dalam membangun generasi muda yang sehat.

Menurut Sofyan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia mengatakan, "Ini adalah bukti bahwa kita semua dalam rangka membangun generasi muda ke depan, membangun daerah yang kita cintai untuk kolaborasi yang sebaik-baiknya."

Sofyan berharap semangat kolaborasi tersebut terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba menjelang maupun selama pelaksanaan PENAS KTNA 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Bidan di Situbondo
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bank Jakarta Targetkan Jadi Financial Operating System Ibu Kota
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lagu-lagu Indonesia Makin Digemari, Pesona K-Pop dan Barat Meredup
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Upah riil Jepang menguat di tengah lemahnya konsumsi domestik
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Gigi Bayi Belum Tumbuh di Usia 6 Bulan, Apakah Normal? Ini Kata Dokter Gigi Anak
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.