DKI Jadikan CFD Rasuna Said Pusat Edukasi Pilah Sampah

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyinergikan kerja sama lintas dinas bersama para pegiat lingkungan untuk mentransformasi kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Langkah strategis ini diambil guna menjadikan koridor HBKB baru tersebut sebagai pusat edukasi ekologis, sekaligus memastikan Gerakan Pilah Sampah berjalan masif di ruang publik.

"Di tanggal 10 kemarin saat pencanangan Instruksi Gubernur Nomor 5 2026 itu kan di sini juga ya, jadi melanjutkan karena untuk Gerakan Pilah Sampah ini Pak Gubernur sangat concern dan dimonitor terus gitu per minggu,” ujar Kepala Sub-kelompok Kemitraan Data dan Informasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Sri Mulyati, di kawasan Rasuna Said, Minggu, 7 Juni 2026.
 

Baca Juga :

CFD Rasuna Said, Pemprov DKI Optimalkan Kemudahan Akses Transportasi

Pemanfaatan kawasan ini sekaligus menjadi langkah keberlanjutan pascapencanangan regulasi daerah mengenai pengelolaan lingkungan pada awal Mei 2026. Pemprov DKI berkomitmen menjaga konsistensi program ini melalui pengawasan ketat yang dipimpin langsung oleh kepala daerah secara berkala. 

Guna menyukseskan agenda besar tersebut, jajaran pemerintah daerah menerapkan strategi kolaborasi antardinas secara vertikal. Melalui kolaborasi tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) bersinergi penuh dengan DLH dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk mengemas CFD Kuningan dengan tema lingkungan. 

"Kalau campaign gerak pilah ini kebetulan kan memang dari Disparekraf ya, tapi kita berkolaborasi, Disparekraf dengan DLH dengan juga SKPD lain gitu untuk tema CFD ini memang Gerakan Pilah Sampah,” tutur Sri.

Dalam eksekusinya, kampanye ini mengedepankan metode interaksi langsung dan persuasif dengan warga yang tengah beraktivitas olahraga. “Kita mengajak masyarakat, pegiat lingkungan, bank sampah, terus juga para kolaborator gitu untuk ikut gabung di sini keliling sih," tambah Sri.


CFD Rasuna Said. Foto: Metro TV/Rifda Muthia Zahra.

Pasukan kolaborator yang terdiri atas pegiat lingkungan hingga pengelola bank sampah tersebut dikerahkan untuk melakukan aksi edukasi taktis di lapangan. Melalui pendekatan interaktif ini, petugas menyampaikan pesan mengenai urgensi pemisahan jenis limbah agar dapat langsung dipahami dan diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Kehadiran kampanye pilah di ruang terbuka ini dinilai sangat efektif menjadi pemantik perubahan pola hidup warga kota.

"Alhamdulillah ya, kalau dilihat dari statistik sih dari pencanangan 10 Mei itu meningkat, jadi ada pergerakan masyarakat yang rumah tangga yang melakukan pemilahan ini terus meningkat," ucap Sri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3.100 Kontainer Menumpuk di Priok, Purbaya Ancam Naikkan Denda Importir
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bocah 4 Tahun di Tanah Abang Diduga Dianiaya Ayah Tiri hingga Luka Serius | BORGOL
• 56 menit lalukompas.tv
thumb
Medco Tebar Dividen USD 45 Juta, Cair Awal Juli 2026
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Cek Harga Jetour T1, Masih Masa Promo
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Xiaomi 15 Masih Layak Dibeli di 2026? Kamera Leica dan Snapdragon 8 Elite Jadi Andalan
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.