Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Car Free Day (CFD) Rasuna Said, Jakarta Selatan. Dia jalan meninjau bersama aktris Cinta Laura sambil mendengar curhat warga dan mengampanyekan gerakan pilah sampah.
Pramono mengatakan, CFD di Jalan Rasuna Said hari ini dimulai pukul 05.30 sampai 09.00 WIB. Kebijakan itu sebagai hasil evaluasi terhadap jadwal ibadah yang dilakukan sejumlah gereja di area yang terdampak CFD Rasuna Said.
Menurut Pramono, hasil interaksinya dengan warga menginginkan agar CFD Rasuna Said untuk dijadikan kegiatan rutin.
"Dan tadi saya secara khusus ingin mendengarkan masukan, saran, dan juga pendapat dari masyarakat yang datang untuk Car Free Day. Sebagian besar, hampir 95, 96 persen lebih, mereka mengharapkan Car Free Day ini menjadi kontinu, terus-menerus. Yang 5 persen kurang, mereka mengharapkan ada beberapa perbaikan," kata Pramono seusai penijauan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Pramono menjelaskan, lima persen keluhan warga di CFD Rasuna Said ini soal penataan jalan dan pedesterian. Selain itu, Pemprov Jakarta juga akan menanam pohon di sekitar lokasi CFD.
"Untuk tempat ini yang 4-5 persen (warga CFD) kenapa mereka mengeluh, karena memang mereka melihat sepanjang jalan terutama yang di sisi timur, di sisi sebelah sini, ini kan belum 100 persen selesai. Masih ada pohon-pohon yang sedang ditanam karena memang baru selesai tanggal 22 Juni yang secara resmi akan kami resmikan," jelas dia.
Selain itu, Pramono juga menyebut ada saran soal kebersihan lingkungan dan pengaturan pedagang. Dia juga secara khusus meminta Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo untuk mengatur hal tersebut.
"Maka tadi kebetulan ada Wali Kota Jakarta Selatan, Pak Syafrin, saya minta untuk dari awal dilakukan pembenahan, jangan sampai hal-hal kecil seperti ketika Car Free Day di Sudirman-Thamrin pada waktu itu ada pedagang yang kemudian sempat viral," kata dia.
"Memang jalur Car Free Day terus terang tidak kita perbolehkan untuk siapa pun berdagang di tempat itu. Cuma hanya memang caranya mungkin lebih soft, tidak kemudian menimbulkan polemik di ruang publik," imbuhnya.
Pramono meninjau CFD Rasuna Said ini bersama aktris sekaligus ambassador Pilah Sampah, Cinta Laura. Dia berharap Gerakan pilah sampah ini menjadi kebiasaan.
"Nah, apa yang ingin kami lakukan dengan mempunyai ambassador seperti Cinta Laura adalah habit atau behavior atau perilaku kita semua masyarakat, terutama untuk melakukan pilah sampah itu bukan hanya karena ada Ingub Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang sudah menjadi gerakan masyarakat," kata dia.
Pramono ingin hal ini tidak hanya gerakan musiman saja. Dia juga meminta agar hotel, restoran dan kafe dapat mengikuti gerakan pilah sampah.
"Maka ini menjadi gerakan bersama dalam waktu dekat sebelum ulang tahun Jakarta, saya pengin benar-benar gerakan pilah sampah ini bukan menjadi gerakan yang hanya musiman karena adanya Ingub, tetapi sudah menjadi gerakan kebersamaan yang ada di masyarakat seluruh lapisan, mulai dari horeka (hotel, restoran, kafe) sampai dengan masyarakat terbawah," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Cinta Laura mengaku senang melihat program pilah sampah. Menurutnya masih banyak warga yang belum peduli dengan pilah sampah, namun tetap mengeluh saat melihat lingkungannya kotor atau tempat pembuangan akhir sampah sudah membludak.
"Tapi yang seharusnya kita lakukan bukanlah menyalahkan, tapi merubah kebiasaan kita, memiliki tanggung jawab, menyadari bahwa kitalah bagian dari masalahnya dan kitalah yang harus merubah tingkah laku kita," kata Cinta.
Dia mengatakan, sampah merupakan tanggung jawab setiap orang yang membuangnya sehingga memilah sampah merupakan cara agar pemanfaatan fasilitas pengolah sampah bisa optimal.
"Mereka dengan sampah yang sudah kita pilah sebagai warga, bisa membawa sampah itu ke tempat-tempat yang tepat untuk dikelola dan didaur ulang. Dan oleh karena itu, kehadiranku di sini hari ini adalah untuk mengingatkan semua orang, terutama generasi muda, bahwa ayo kita miliki tanggung jawab, ayo kita ubah habit-habit buruk kita," ungkapnya.
(ygs/ygs)




