Grid.ID – Mengenal lebih dekat profil Dino Raturandang, produser Cherrybelle yang namanya kembali mencuri perhatian publik di tengah perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah. Pasalnya, ia secara terbuka mengungkapkan alasannya mengeluarkan salah satu personel Cherrybelle di masa lalu.
Tak ayal, profil Dino Raturandang kini dicari netizen. Ini karena personel Cherrybelle yang dikeluarkan tersebut ditengarai adalah Sarwendah.
Sebagai produser Cherrybelle sekaligus pendiri grup tersebut, profil Dino Raturandang tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang girlband yang pernah merajai industri musik Indonesia di era 2010-an itu. Namun nama Dino justru terseret kontroversi ketika ia menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam keputusan mengeluarkan Sarwendah pada 12 April 2012.
Keputusan tersebut sontak memantik amarah para penggemar yang kemudian menjadikan Dino sebagai sasaran kritik dan perundungan di berbagai platform. Setelah lebih dari satu dekade berlalu, Dino akhirnya buka suara dan membeberkan alasan sesungguhnya di balik keputusan yang hingga kini masih menjadi topik hangat di kalangan fans Cherrybelle.
Lama bungkam, Dino kini buka suara melalui unggahan di akun Threads pribadinya pada Kamis (4/6/2026). Dalam unggahannya, ia mengaku menjadi salah satu pihak yang ikut mengambil keputusan terkait keluarnya personel dari Cherrybelle. Ia lantas mengingat kembali banyaknya kritik yang diterimanya saat itu.
"Iya dulu saya yang bikin Cherrybelle, iya dulu saya yang termasuk ambil keputusan untuk mengeluarkan personel, iya dulu saya dibully gara-gara ambil keputusan itu, sekarang? Udah terlihat kan? Senyumin aja," ujar Dino,
Postingan ini mengundang rasa penasaran warganet. Tidak sedikit yang menduga ini berkaitan dengan Sarwendah, yang diketahui merupakan mantan personel Cherrybelle.
"Penasaran dulu audisinya gimana pak? pgn tau banget kenapa dia si S jadi penyanyi dengan suara yang maksa begitu," komentar salah satu warganet.
Menanggapinya, Dino menjelaskan konsep yang digunakan saat membentuk Cherrybelle. Ia mengaku belajar dari konsep girlband Korea yang memiliki jumlah anggota cukup banyak.
"Agak panjang alasannya, dulu saat bikin saya belajar dari beberapa girlband Korea saat itu yang personelnya minimal 5 orang. Dan ternyata jika semuanya punya suara bagus pasti akan susah di handle (kecuali personel di bawah 5 orang) krn ego masing-masing. Mungkin itu aja jawaban paling singkatnya," ujarnya menjelaskan.
Apabila menilik profil Dino Raturandang, produser Cherrybelle ini bukanlah sosok sembarangan di dunia musik. Ia merupakan seorang pencipta musik sekaligus produser. Namanya mulai dikenal ketika mendirikan Cherrybelle bersama dengan Teguh Sanjaya.
Selain Cherrybelle, grup musik lain yang pernah ia produseri adalah band SHE pada tahun 2000 dan girlband Bexxa pada tahun 2012.
Berdasarkan penelusuran di akun Instagram pribadinya @dino_raturandang, Dino kini menuliskan profesi sebagai pelatih padel di kolom bio.
Kesibukan barunya sebagai pelatih padel juga terlihat dari berbagai potret yang diunggahnya, di mana tampak ia membagikan sejumlah aktivitas ketika melatih atau bermain padel.(*)
Artikel Asli




