jpnn.com - JAKARTA - Hasil survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di kalangan masyarakat yang terafiliasi dengan organisasi Islam besar di Indonesia. Adapun warga yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah sama-sama mencatat tingkat kepuasan di atas 50 persen.
“Masyarakat yang terafiliasi NU dan Muhammadiyah cenderung puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” kata Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi dalam keterangannya terkait Rilis Survei Nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Isu Aktual Strategis.
BACA JUGA: Survei Poltracking: 77,4 Persen Publik Dukung Pembatasan Media Sosial Bagi Anak
Berdasarkan hasil survei pada 11–17 Mei 2026, tingkat kepuasan tertinggi dari kelompok NU mencapai 74,5 persen. Angka tersebut menunjukkan mayoritas warga NU memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah dalam beberapa bulan terakhir.
“Dari kelompok pemilih yang terafiliasi dengan Nahdlatul Ulama atau NU 74,5 persen merasa puas dengan kinerja pemerintah,” ungkap Masduri.
BACA JUGA: Hasil Survei Citra Nasional Network Terkait Kinerja Pertamina Dinilai Sejalan dengan Keinginan Publik
Dukungan serupa juga terlihat dari kalangan Muhammadiyah yang tingkat kepuasannya tercatat sebesar 69,2 persen.
Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas responden Muhammadiyah menilai pemerintahan Prabowo-Gibran bekerja sesuai harapan publik.
BACA JUGA: Survei: 51,8% Warga Pisahkan Pengeluaran Pakai Fitur Kantong Digital
“Lalu untuk pemilih yang terafiliasi dengan organisasi keislaman Muhammadiyah, 69,2 persen merasa puas,” ungkapnya.
Selain NU dan Muhammadiyah, survei juga mengukur persepsi masyarakat yang tergabung dalam organisasi Islam lainnya.
Hasilnya, kelompok ini justru mencatat tingkat kepuasan paling tinggi dibandingkan kategori responden lainnya.
Sebanyak 82,1 persen responden yang berafiliasi dengan organisasi Islam selain NU dan Muhammadiyah menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan. Sementara itu, masyarakat yang tidak tergabung dalam organisasi Islam mana pun tetap menunjukkan tingkat kepuasan yang relatif kuat, yakni sebesar 64,3 persen.
“Di luar organisasi NU dan Muhammadiyah, yang puas terhadap kinerja pemerintahan itu 82,1 persen. Nah kemudian yang tidak ikut organisasi Islam apapun 64,3 persen merasa puas,” pungkas Yoki.
Sebagai informasi, survei Poltracking Indonesia dilakukan melalui metode wawancara tatap muka langsung terhadap 1.220 responden di berbagai wilayah Indonesia. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Boy/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi




