Industri Putar Otak Jaga Pertumbuhan Kala Kredit Kendaraan Kian Lesu

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Industri perbankan dan multifinance terus berupaya menjaga pertumbuhan kredit kendaraan di tengah masih lesunya permintaan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Berdasarkan data Analisis Uang Beredar yang dirilis Bank Indonesia (BI), kredit kendaraan bermotor terkontraksi 9% YoY, lebih dalam dibandingkan kontraksi 8,9% pada Maret 2026.

Consumer Funding & Wealth Business Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) Ivan Jaya menyampaikan, perseroan terus berupaya menjaga pertumbuhan kredit kendaraan melalui KPM Prima dengan dukungan dari anggota grup dan mitra strategis serta MUFG sebagai perusahaan induk.

“Untuk mendukung pertumbuhan ini, kami menerapkan strategi yang disesuaikan dengan kondisi pasar dan karakteristik dari nasabah,” kata Ivan, Minggu (7/6/2026).

Untuk kredit kendaraan, Ivan menuturkan bahwa Danamon bersama grup perusahaan akan terus berinovasi dan berkolaborasi guna memastikan kami tetap memberikan nilai tambah bagi nasabah dan mendukung pertumbuhan industri pembiayaan kendaraan di Indonesia.

Kolaborasi antara Danamon dengan anggota grup perusahaan, antara lain berupa penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta dan Surabaya 2026.

Baca Juga

  • Kala Tekanan Daya Beli Bayangi Pembiayaan UMKM Oleh Multifinance
  • Menakar Dampak Kenaikan BI Rate 5,25% terhadap Bisnis Multifinance
  • Buana Finance (BBLD) Waspadai Dampak Pelemahan Rupiah ke Bisnis Multifinance

Pada IIMS 2026, perseroan bersama Adira Finance dan didukung oleh MUFG telah menyajikan penawaran KPM Prima dengan rate bunga khusus yang pastinya menarik dan menguntungkan bagi pengunjung dan nasabah.

Di luar dukungan pada event tertentu, Ivan menyebut bahwa Danamon selalu berupaya untuk menghadirkan solusi finansial yang mengutamakan nasabah.

“Contohnya melalui pricing yang kompetitif di pasar, di mana hingga April 2026 suku bunga KPM Prima berada di 1,99% p.a dengan tenor 1 tahun,” ungkapnya.

Ke depannya, Ivan menyebut bahwa perseroan akan terus menggunakan pendekatan ekosistem untuk menambah dan memperkuat kemitraan dengan berbagai dealer untuk menghadirkan program dan promo yang spesial bagi nasabah.

“Melalui berbagai upaya dan strategi tersebut dalam merespons dinamika pasar, kami optimis kinerja kredit kendaraan Danamon dapat tetap tumbuh secara positif hingga akhir 2026,” ungkapnya.

Sementara itu, CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mengharapkan kondisi pasar otomotif dapat berangsur membaik dan lebih stabil pada paruh kedua 2026, sehingga minat masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan kembali meningkat.

Manajemen menilai, hal ini penting mengingat pembiayaan kendaraan masih menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan industri pembiayaan, meskipun saat ini laju pertumbuhannya cenderung lebih moderat dan terukur dibandingkan periode sebelumnya.

Pada kuartal I/2026, CNAF mencatatkan penyaluran kredit pembiayaan kendaraan sebesar Rp1,89 triliun. Manajemen menyebut, kondisi ini membuktikan daya tahan industri pembiayaan yang cenderung masih stabil.

“Walaupun terdapat penyesuaian jika dibandingkan dengan pencapaian kuartal IV/2025 senilai Rp1,98 triliun, namun performa ini menegaskan bahwa minat pasar masih terjaga dengan baik di awal tahun,” tutur manajemen kepada Bisnis, dikutip pada Minggu (7/6/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan Setelah Dinyatakan Lengkap
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Kisah Kelam Desainer Jenius John Galliano
• 47 menit lalubeautynesia.id
thumb
Baku Tembak di Festival Ohio, 12 Orang Orang Terluka, Pelaku Diburu
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Upaya Putus Rantai Konflik, Menhut Serahkan SK Hutan Adat Seluas 1.175 Hektare
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Penembakan Dekat Area Festival di Toledo AS, Sejumlah Orang Terluka
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.