Bandung Barat catat kunjungan wisata selama Mei capai 83.014 orang

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Bandung Barat (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mencatat total kunjungan wisatawan sepanjang Mei 2026 mencapai 83.014 orang yang tersebar di berbagai objek wisata di wilayah tersebut.

Kepala Disparbud Bandung Barat, Asep Dendih, di Bandung Barat, Sabtu, mengatakan jumlah kunjungan tersebut menunjukkan Bandung Barat masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan di Jawa Barat.

"Total kunjungan wisatawan ke Bandung Barat selama Mei 2026 ada 83.014 orang. Paling banyak itu memang terjadi pada satu hari kunjungan yang mencapai 23.219 wisatawan," katanya.

Ia menjelaskan data kunjungan tersebut dihimpun dari 15 objek wisata yang sebagian besar berada di kawasan utara Bandung Barat, terutama di wilayah Lembang, Parongpong, dan Cisarua.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat prioritaskan perbaikan jalan di wilayah selatan

Menurut dia, kawasan utara masih menjadi magnet utama bagi wisatawan karena memiliki beragam destinasi wisata alam, kuliner, hingga rekreasi keluarga yang telah dikenal luas.

"Fokus wisatawan memang masih di wilayah utara kalau melihat data kunjungan. Alhamdulillah Bandung Barat ini ternyata tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung," ujarnya.

Meski demikian, Pemkab Bandung Barat berupaya mendorong pemerataan pengembangan sektor pariwisata ke wilayah barat dan selatan agar aktivitas ekonomi pariwisata tidak hanya terpusat di kawasan utara.

Asep mengatakan langkah tersebut sejalan dengan program Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang menargetkan pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal di seluruh wilayah.

"Sesuai program Pak Bupati Jeje, pengembangan wisata tidak hanya terpusat di wilayah utara, tetapi juga ke wilayah selatan dan barat," katanya.

Ia menyebut wilayah selatan memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, seperti Curug Malela di Kecamatan Rongga yang dikenal sebagai salah satu air terjun terbesar di Jawa Barat, serta wisata kuliner terapung di kawasan Waduk Saguling.

Sementara itu, wilayah barat memiliki sejumlah destinasi wisata alam dan geowisata, antara lain kawasan Karst Citatah dengan objek wisata Stone Garden, Indiana Camp, hingga wisata petik buah di Kecamatan Cipatat.

"Saat ini sudah mulai dikembangkan ke wilayah selatan seperti Curug Malela, kemudian desa wisata di wilayah barat juga mulai ditata. Diharapkan pada 2027 nanti pengembangan pariwisata sudah lebih merata di seluruh wilayah," ujarnya.

Baca juga: 500 musisi meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026

Selain pengembangan destinasi, pihaknya juga mengimbau seluruh pelaku usaha pariwisata untuk menerapkan Sapta Pesona guna meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.

"Sapta Pesona ini wajib diimplementasikan di seluruh objek wisata di Bandung Barat. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung harus diutamakan," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Taksi Online Terperosok ke Saluran Air di Kebon Jeruk, Mobil Dievakuasi | SAPA PAGI
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Viral Fortuner Diamuk Massa Diduga Tabrak Lari, Polisi Selidiki
• 3 jam laludisway.id
thumb
Hamas Kutuk “Pembantaian mengerikan” oleh Israel di Gaza
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
3 Fakta 2 WN Rusia Bawa Narkoba Hashish Ditangkap BNN di Bali
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pegadaian Tembus Internasional, Omzet Pembiayaan di Timor Leste Tembus 320 Ribu Dolar AS
• 9 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.