Kronologi Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang Jakpus, Berawal dari Cekcok di Tebet

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden di mana sebuah mobil fortuner berwarna hitam yang dikendarai ES (44) diamuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, ternyata diawali cekcok dengan pengendara motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengungkapkan, hal tersebut diketahui setelah adanya pendalaman yang dilakukan pihak kepolisian.

"Berawal pengendara Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa dihalangi jalannya. Selanjutnya pengendara fortuner memepet dan memaki pengendara sepeda motor," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (7/6/2026).

Baca juga: Viral Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Warga Naik ke Kap dan Pecahkan Kaca

Sesaat kemudian, datang dua pengendara motor lainnya yang juga menghalangi jalan mobil Fortuner.

ES kemudian kembali memaki para pengendara motor tersebut sehingga terjadi cekcok di jalan.

Berdasarkan keterangan ES, Dhimas mengungkapkan, salah seorang pengendara motor kemudian menabrakkan diri ke arah mobilnya.

Baca juga: Kronologi Pengendara Motor Kecelakaan karena Hindari Lubang di Jalan Bekasi

"Selanjutnya pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak masa yang mengejar dan melakukan pengerusakan (mobil fortuner). Selanjutnya dalam perjalanan, mobil tersebut bisa dihentikan dan kembali terjadi keributan yang mengakibatkan luka dan pengerusakan mobil," tutur dia.

Mobil Fortuner yang dikendarai ES kemudian kabur ke arah Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan berhenti di lokasi kejadian di Jalan KH Mas Mansyur dengan kondisi mobil sudah rusak dan ES mengalami luka di kepala.

Menurut Dhimas, ES kemudian di bawa ke kantor Polsek Tanah Abang.

Baca juga: Video Kericuhan Oknum TNI dan Warga di Lampung Utara Viral, Berawal dari Teguran Pengendara Motor

Namun, ia menyebut ES tidak kooperatif dan marah-marah.

"Sesampai di Polsek, pengendara fortuner (ES) saat ditanya-tanya menjawab ngelantur dan masih marah - marah serta tidak mau membuat laporan dan juga tidak mau visum maupun diobati lukanya serta tidak mau membuat pernyataan," ucap Dhimas.

ES kemudian mengubungi orang tuanya hingga akhirnya dijemput di Polsek Tanah Abang sekitar 25 menit kemudian.

Baca juga: [KLARIFIKASI] Ini Foto Pengendara Motor Tertimpa Pohon di Laos, Bukan Indonesia

Orang tua ES juga disebut tidak ingin membuat laporan dan memanggil derek untuk membawa mobik fortuner yang rusak diamuk massa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dhimas menambahkan, pihaknya kini masih melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Tebet karena lokasi awal cekcok yang terjadi di wilayah Tebet.

"Rencana tindak lanjut berkoordinasi dengan Polres Jaksel dan Polsek Tebet yang diduga awal TKP pengrusakan," tambah dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Drakor Dream to You, Hwang In Youp Jadi Sutradara yang Gagal Move On dari Hyeri
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Juragan Jaman Now - Babak Kompetisi Batch 6
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sekjen PDIP Komentari Korupsi MBG: Sejak Awal Kami Larang Kader Terlibat
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco-Kapolri Hadiri Pembukaan Kongres III KPBI di Jakarta
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI dan BMKG Siapkan Sistem Prediksi Polusi Udara
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.