TEHERAN, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS) dilaporkan menolak memberikan visa untuk sejumlah asisten pelatih dan ofisial Timnas Iran jelang Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengancam akan melaporkan masalah ini ke FIFA.
Timnas Iran telah bertolak ke Meksiko setelah menjalani pemusatan latihan di Turki, Sabtu (6/6/2026). Namun, kurang dari sepekan jelang sepak mula Piala Dunia 2026, sebagian staf dilaporkan belum mendapatkan visa.
Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan AS belum memberikan visa untuk sejumlah ofisial, di antaranya Ketua Umum FFIRI Mehdi Taj, Sekjen Hedayat Mombini, dan Direktur Mehdi Kharati.
Baca Juga: Araghchi Kesal ke Presiden Lebanon yang Salahkan Iran, Ingatkan Beirut Siapa Musuh Sebenarnya
Media Iran itu menyatakan staf tetap berangkat bersama Timnas Iran ke Meksiko sembari melanjutkan upaya untuk mendapatkan visa.
FFIRI menyatakan perilaku AS sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 bertentangan dengan nilai-nilai olah raga. FFIRI pun menyatakan akan membawa permasalahan visa ini ke FIFA.
"Pemerintah AS melanjutkan aksi memusuhi tim nasional, telah membuat kebijakan non-sportif dan sepenuhnya politis dengan menolak visa untuk staf manajerial dan adminstratif yang penting bagi Timnas Iran," demikian pernyataan FFIRI dikutip Al Jazeera.
"Sebagai badan yang bertanggung jawab, (FIFA) memiliki tugas mengatasi dan memfinalisasi visa untuk staf pendukung teknis, eksekutif, dan manajerial Timnas Iran yang dibutuhkan tim nasional dan saat ini berada di kamp."
Timnas Iran bertanding di Piala Dunia 2026 ketika negaranya diperangi AS dan Israel. Perang di Iran sejauh ini mereda usai gencatan senjata yang disepakati sejak awal April 2026.
Di tengah gencatan senjata, Mehdi Taremi dan kawan-kawan berangkat ke Piala Dunia dan dijadwakan tiba di Meksiko pada Minggu (7/6) dini hari waktu setempat.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- piala dunia 2026
- as tolak visa iran
- visa staf timnas iran
- timnas iran
- perang iran





