Singkawang (ANTARA) - Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Barat di Kota Singkawang rampung pada 20 Juni 2026 menyusul progres pekerjaan yang telah mencapai 58 persen dan terus menunjukkan perkembangan positif.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
"Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan sudah mencapai 58 persen. Dengan perkembangan pekerjaan yang rata-rata berada di atas 2,5 persen per hari, kami optimistis target penyelesaian pada 20 Juni dapat tercapai," kata Herzaky usai meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Minggu.
Menurut dia, percepatan pembangunan dilakukan dengan menambah jumlah tenaga kerja di lapangan. Saat ini sekitar 1.300 pekerja terlibat dalam proyek tersebut, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berjumlah sekitar 900 orang.
Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat bercita-cita jadi Menteri Pendidikan
Meski demikian, pemerintah menegaskan percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan kualitas pekerjaan maupun aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
"Kami ingin ada percepatan, tetapi kualitas bangunan dan keselamatan pekerja tetap harus menjadi perhatian utama," ujarnya.
Herzaky mengapresiasi para pekerja yang terlibat dalam pembangunan karena terus bekerja untuk menjaga progres proyek tetap sesuai jadwal. Dedikasi para pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.
Ia mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama Kementerian Pekerjaan Umum akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
"Kami akan terus mengawal pembangunan ini agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Program Sekolah Rakyat, lanjutnya, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui penyediaan sarana pendidikan yang layak dan berkualitas.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat diharapkan dapat mendukung pemerataan layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.
Baca juga: Prabowo santap MBG bersama pelajar Sekolah Rakyat di Tabanan
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
"Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan sudah mencapai 58 persen. Dengan perkembangan pekerjaan yang rata-rata berada di atas 2,5 persen per hari, kami optimistis target penyelesaian pada 20 Juni dapat tercapai," kata Herzaky usai meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Minggu.
Menurut dia, percepatan pembangunan dilakukan dengan menambah jumlah tenaga kerja di lapangan. Saat ini sekitar 1.300 pekerja terlibat dalam proyek tersebut, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berjumlah sekitar 900 orang.
Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat bercita-cita jadi Menteri Pendidikan
Meski demikian, pemerintah menegaskan percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan kualitas pekerjaan maupun aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
"Kami ingin ada percepatan, tetapi kualitas bangunan dan keselamatan pekerja tetap harus menjadi perhatian utama," ujarnya.
Herzaky mengapresiasi para pekerja yang terlibat dalam pembangunan karena terus bekerja untuk menjaga progres proyek tetap sesuai jadwal. Dedikasi para pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.
Ia mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama Kementerian Pekerjaan Umum akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
"Kami akan terus mengawal pembangunan ini agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Program Sekolah Rakyat, lanjutnya, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui penyediaan sarana pendidikan yang layak dan berkualitas.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat diharapkan dapat mendukung pemerataan layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.
Baca juga: Prabowo santap MBG bersama pelajar Sekolah Rakyat di Tabanan





