Sakit Hati Dipecat, Pegawai Hapus Server Kantor Senilai Rp11 Miliar

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Server (REUTERS/Heinz-Peter Bader)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kisah dendam seorang mantan karyawan perusahaan teknologi di Singapura berujung pidana, setelah dia nekat menghapus ratusan server virtual milik tempatnya bekerja. Aksi itu membuat perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp11 miliar.

Pria itu adalah Kandula Nagaraju (39), mantan pegawai perusahaan teknologi informasi National Computer Systems (NCS) yang berbasis di Singapura. Naraju dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan setelah terbukti melakukan akses ilegal ke sistem komputer perusahaan dan menghapus 180 server virtual milik NCS.

Baca: PBB Sebut Jakarta Nomor Satu di Dunia, Tokyo-Shanghai Lewat

Melansir CNA, kontrak Kandula dengan NCS dihentikan pada Oktober 2022 karena kinerja yang buruk. Dia terakhir kali bekerja pada 16 November 2022. Menurut dokumen pengadilan, Kandula merasa bingung dan kesal ketika dia dipecat, karena dia merasa telah bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi yang baik kepada NCS selama bekerja. Setelah keluar dari NCS, ia tidak memiliki pekerjaan lain di Singapura dan harus kembali ke India


Kronologi

Sekitar November 2021 hingga Oktober 2022, Kandula adalah bagian dari tim beranggotakan 20 orang yang mengelola sistem komputer jaminan kualitas (QA) di NCS. NCS adalah perusahaan yang menawarkan layanan informasi, komunikasi, dan teknologi. Sistem yang dikelola mantan tim Kandula digunakan untuk menguji perangkat lunak dan program baru sebelum diluncurkan.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNA pada Rabu, NCS mengatakan itu adalah "sistem pengujian mandiri". Ini terdiri dari sekitar 180 server virtual, dan tidak ada informasi sensitif yang disimpan di dalamnya.

Setelah kontraknya diputus dan kembali di India, Kandula menggunakan laptopnya untuk mendapatkan akses ilegal ke sistem menggunakan kredensial login administrator. Dia melakukannya enam kali antara 6 Januari dan 17 Januari 2023.

Pada Februari tahun itu, Kandula kembali ke Singapura setelah mencari pekerjaan baru. Dia menyewa kamar dengan mantan rekannya di NCS dan menggunakan jaringan Wi-Fi miliknya untuk mengakses sistem NCS satu kali pada tanggal 23 Februari 2023.

Selama akses tidak sah dalam dua bulan itu, dia menulis beberapa skrip komputer untuk menguji apakah skrip tersebut dapat digunakan pada sistem untuk menghapus server.

Pada Maret 2023, dia mengakses sistem QA NCS sebanyak 13 kali. Pada tanggal 18 dan 19 Maret, dia menjalankan skrip yang diprogram untuk menghapus 180 server virtual di sistem. Skripnya ditulis sedemikian rupa sehingga akan menghapus server satu per satu.

Keesokan harinya, tim NCS menyadari bahwa sistem tidak dapat diakses dan mencoba memecahkan masalah, namun tidak berhasil. Mereka menemukan bahwa server telah dihapus.

Pada 11 April 2023, laporan polisi dibuat dan beberapa alamat IP yang ditemukan melalui penyelidikan internal diserahkan kepada polisi. Laptop Kandula disita oleh polisi dan ditemukan skrip yang digunakan untuk melakukan penghapusan.

Investigasi mengungkapkan bahwa dia telah mencari skrip di Google untuk menghapus server virtual, yang kemudian dia gunakan untuk mengkodekan skrip tersebut. Akibat perbuatannya, NCS mengalami kerugian sebesar S$917.832.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Cara BSSN Perkuat Keamanan Siber-Cegah Gangguan Layanan Publik

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Betrand Peto Beri Saran Menohok untuk Giorgio Antonio, Singgung Polemik Rumah Sarwendah
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Nasib Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 Ditentukan Malam Ini, Catat Link Live Streaming Laga Pamungkas Vs Vietnam
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Eks Brimob Pembeking Kampung Narkoba Samarinda Ditahan, Begini Penampakannya
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Moto3 Hungaria 2026: Akibat Long Lap Penalty Veda Ega Finis Ke-15, Hakim Danish dan Brian Uriarte Terjatuh
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Dua Negara Debutan Piala Dunia 2026, Punya PDB Kecil Dibanding RI
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.