BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan skema untuk mencegah penumpukan pencari kerja (pencaker) saat mengikut Job Fair.
Sebagai informasi, Job Fair di Kota Bogor akan berlangsung pada Senin (8/6/2026) sampai Selasa (9/6/2026) di Mall Jambu Dua, Jawa Barat.
Sebanyak 30 perusahaan mengikuti kegiatan tersebut dan menyediakan 3.212 lowongan kerja serta menargetkan 5.000 pencaker yang datang pada Job Fair besok.
Baca juga: Job Fair Bogor 2026 Buka 3.212 Lowongan Kerja, Pelamar Bisa Datang On The Spot
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor, Adi Novian menjelaskan, telah menyiapkan skema Job Fair untuk menghindari penumpukan.
"Karena itu kami di Disnaker juga sudah susun alur masuk, alur keluar. Sehingga enggak ada perbenturan mereka antara yang masuk dengan yang keluar," tutur Adi saat dihubungi Kompas.com, pada Minggu (7/6/2026).
Selain itu, ada pemisahan antrean pencaker daftar online dan on the spot saat kegiatan berlangsung.
Baca juga: Job Fair Kota Bogor 2026 Buka Lowongan Kerja untuk Penyandang Disabilitas, Catat Lokasinya
"Kita juga tadi yang sudah daftar online dengan daftar on the spot, ini kita pisahkan. Lalu kita pecah menjadi dua hari tadi sesuai dengan panggilan," ujarnya.
Diketahui, pencaker yang melakukan daftar online akan menerima kiriman email berupa jadwal untuk hadir dan waktunya.
Job Fair juga digelar per sesi untuk mencegah kerumunan yang berlebih agar tetap berlangsung secara kondusif.
Baca juga: Job Fair Kota Bogor Digelar 8-9 Juni, Pelamar Dianjurkan Pakai Dokumen Digital
"Lalu yang ketiganya, ini juga kita atur per jam. Misalkan dari jam 10.00 WIB sampe jam 11.00 WIB ini sekitar 500 orang masuk. Nanti jam 11.00 WIB sampai jam 12.00 WIB, 500 orang lagi masuk. Sehingga enggak ada penumpukan," kata dia.
Selain itu, pihak Disnaker juga telah menyiapkan jalur evakuasi untuk mengantisipasi terjadinya bencana seperti kebakaran maupun gempa bumi.
"Kita sudah setting jalur evakuasi dan titik kumpulnya. Termasuk kami juga minta bantuan dari Damkar untuk standby di lokasi. Termasuk tenaga medis," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang