Terungkap! Bidan RSUD Besuki Situbondo Tewas Ternyata Dibunuh Suami

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Terungkap! Bidan RSUD Besuki Situbondo Tewas Ternyata Dibunuh SuamiNasional | inews | Minggu, 7 Juni 2026 - 18:14

SITUBONDO, iNews.id – Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan terhadap Murtafiah Rafika Devi, bidan RSUD Besuki, Kabupaten Situbondo. Korban yang ditemukan tewas mengenaskan di saluran air tepi jalur Pantura itu ternyata dibunuh sang suami, Ahmad Riski Hidayatur Rahman. 

Pelaku ditangkap setelah menyerahkan diri ke Mapolda Jawa Timur dan dijemput jajaran Satreskrim Polres Situbondo, Minggu (7/6/2026).

Kini, pelaku dijebloskan ke sel tahanan Polres Situbondo untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik kepolisian, tabir gelap di balik kematian tragis bidan bernama Murtafiah Rafika Devi tersebut akhirnya terkuak. Pelaku tega menghabisi nyawa sang istri didasari rasa cemburu yang teramat sangat.

"Motif sementara dari hasil penyelidikan dan penyidikan polisi, diduga kuat akibat cemburu buta. Pelaku tega menghabisi nyawa korban menggunakan batu yang dipukulkan ke bagian kepala," ungkap Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat, Minggu (7/6/2026). 

Baca Juga:Viral Arumi Balita Bima Korban Malapraktik Tanya Keberadaan Tangannya yang Diamputasi

Kekejaman pelaku diperkuat oleh hasil otopsi yang dilakukan oleh Dokter Forensik Bhayangkara Bondowoso di RSUD Dr Abdoer Rahem Situbondo. Tim dokter menemukan luka parah akibat hantaman benda keras tepat di bagian kepala korban. 

Isak tangis pun pecah saat jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Selesai proses otopsi, jasad sang bidan langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Kecamatan Bungatan untuk segera dimakamkan. 

Kepergian korban yang begitu cepat dan tragis menyisakan duka mendalam sekaligus kemarahan bagi keluarga besar. Adik korban, Belinda Putri, meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

"Kami dari pihak keluarga memohon keadilan yang seadil-adilnya. Kakak satu-satunya meninggal secara sangat tragis. Pelaku harus dihukum berat," kata Belinda Putri.

Polisi Periksa 5 Saksi Kunci

Guna memperkuat bukti-bukti di persidangan, penyidik Satreskrim Polres Situbondo bergerak maraton dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui seputar prahara rumah tangga berdarah tersebut. 

Baca Juga:Independensi Ahli Eks Ketua BPK yang Dihadirkan Nadiem Dipertanyakan JPU

"Saat ini sudah ada lima orang saksi yang kami mintai keterangan oleh penyidik untuk mendalami kasus ini lebih lanjut," kata AKP Selimat.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Vietnam Sebut Kemenangan Timnas Indonesia atas Oman Bikin Kim Sang-sik Khawatir Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Ketua Komisi Kejaksaan Respons soal Nama yang Diungkap Sony Sanjaya Dalam Kasus Korupsi MBG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kunjungi Sekolah Rakyat di Bali, Prabowo Perintahkan Genjot Pembangunan
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat di Milad ke-34 FK UMI
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Damkar Tertimpa Reruntuhan Saat Bongkar Gedung DLH, Pramono: SOP Akan Diperbaiki
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.