REPUBLIKA.CO.ID, KOTA MEKSIKO -- Tim nasional Iran untuk Piala Dunia 2026 dilaporkan hanya diizinkan masuk dan keluar dari wilayah Amerika Serikat (AS) pada hari yang sama dengan jadwal pertandingan mereka. Aturan ketat itu merupakan imbas dari pembatasan visa yang diberlakukan AS, mengacu pada konflik yang berlangsung antara Washington dan Teheran.
“Kami bisa masuk pada pagi hari dan harus keluar lagi pada hari yang sama,” kata Duta Besar Iran untuk Meksiko Abolfazl Pasandideh kepada wartawan, Ahad (7/6/2026).
Baca Juga
AS yang Memulai Perang, Iran yang 'Diakali' Agar Bayar Kompensasi Kerusakan di Negara Arab
Kritik Serangan AS ke Iran, Paus Leo XIV: Bukan Perang yang Adil
Pemain Iran Cium Alquran Sebelum Berlaga di Piala Dunia
Ketegangan yang dipicu serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu, telah memaksa Timnas Iran untuk merombak total agenda persiapan mereka. Skuad Iran saat ini terpaksa mengalihkan pemusatan latihan ke Meksiko, membatalkan rencana awal mereka untuk berlatih di Tucson, Negara Bagian Arizona, AS.
Iran dijadwalkan memainkan tiga pertandingan babak penyisihan grup di wilayah AS, yang meliputi dua pertandingan di Los Angeles, California serta satu pertandingan di Seattle, Washington. Meskipun gencatan senjata telah diberlakukan dan upaya diplomatik masih berlanjut untuk mencapai kesepakatan damai, perselisihan AS-Iran berdampak nyata ke ranah olahraga internasional.