Pantau - Harapan Jonatan Christie untuk meraih gelar juara Indonesia Open 2026 pupus setelah kalah dari pebulu tangkis Kanada Victor Lai pada partai final tunggal putra yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 39 menit itu, Jonatan harus mengakui keunggulan Victor Lai dengan skor 19-21, 8-21.
Kekalahan tersebut membuat Jonatan gagal mempersembahkan gelar Indonesia Open 2026 di hadapan publik sendiri.
Final kali ini juga menjadi penampilan pertama Jonatan Christie di partai puncak turnamen level Super 1000 Indonesia Open.
Victor Lai Tampil Efektif di Gim PertamaMeski berstatus nonunggulan, Victor Lai datang ke final dengan modal kuat sebagai peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2025.
Sepanjang turnamen, pebulu tangkis asal Kanada itu juga sukses menyingkirkan sejumlah pemain papan atas dunia.
Pada gim pertama, Victor mampu meredam pola serangan yang dibangun Jonatan.
Pertandingan berlangsung ketat dengan reli-reli panjang dan saling kejar poin.
Jonatan sempat menjaga selisih angka, namun sejumlah kesalahan sendiri pada poin-poin krusial membuatnya kehilangan gim pertama dengan skor 19-21.
Dominasi Victor Berlanjut di Gim KeduaMemasuki gim kedua, Victor tampil semakin percaya diri setelah mengamankan kemenangan pada gim pembuka.
Ia langsung mengambil inisiatif serangan dan unggul cepat atas Jonatan.
Pebulu tangkis Indonesia itu sempat tertinggal 4-8 dan kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.
Dukungan ribuan penonton di Istora Gelora Bung Karno tidak mampu membalikkan keadaan.
Victor terus menjaga tempo permainan dan memaksa Jonatan lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan.
Dominasi tersebut berlanjut hingga Victor menutup gim kedua dengan kemenangan telak 21-8.
Hasil tersebut memastikan Victor Lai keluar sebagai juara Indonesia Open 2026 tunggal putra sekaligus meraih trofi terbesar dalam kariernya.
Sementara itu, Jonatan Christie harus puas finis sebagai runner-up dan menunda ambisinya untuk menjadi juara Indonesia Open.




