Sugiono Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, hari ini, Minggu (7/6/2026), melakukan pertemuan dengan Subrahmanyam Jaishankar Menteri Urusan Luar Negeri India, dalam event Joint Commission Meeting ke-8.
Pertemuan khusus di Hotel Oberoi, New Delhi, India, membahas perkembangan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara selama sekitar dua jam dari pukul 11.30 sampai 13.30 waktu setempat.
Dalam keterangannya selepas pertemuan, Menlu RI mengatakan, ada sejumlah bidang kerja sama yang dibahas bersama Menlu India.
Di sektor ekonomi, yang dibahas antara lain kerja sama di bidang farmasi, dan kerja sama di bidang perdagangan secara umum.
Lalu, terkait ekspor dan impor kedua negara yang perlu ditingkatkan, serta kerja sama di bidang pelatihan dan pendidikan tenaga medis.
Berikutnya di bidang pariwisata, Menlu RI dan Menlu India sama-sama mendorong peningkatkan kunjungan wisatawan.
Berdasarkan data Kemlu RI, wisatawan India yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 2025 mencapai angka 730 ribuan orang.
“Tadi disampaikan beberapa hal mengenai ekspor-impor Indonesia dan India yang perlu ditingkatkan. Kemudian, ada kerja sama di bidang pelatihan tenaga medis maupun pendidikan tenaga medis. Terus juga kerja sama dilakukan di bidang pariwisata dan kebudayaan. Hal yang menonjol dari bidang-bidang ini adalah bagaimana angka perdagangan dan investasi di Indonesia ini bisa meningkat. Juga bagaimana hubungan antar people-to-people Indonesia dan India juga bisa meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Menlu RI menyebut, Joint Commission Meeting kali ini juga membahas rencana kunjungan Narendra Modi Perdana Menteri India ke Jakarta, yang merupakan kunjungan balasan Prabowo Subianto Presiden RI ke India tahun lalu.
Tapi, belum ada jadwal resmi kunjungan balasan PM India yang ditetapkan, karena masih menyesuaikan agenda kerja kedua kepala pemerintahan.
Sekadar informasi, Joint Commission Meeting Indonesia-India merupakan wadah utama untuk menilai perkembangan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara.
Joint Commission Meeting perdana antara Indonesia dan India diselenggarakan pada tahun 2003 di Yogyakarta. (rid/ham)




