Jangan Diabaikan! 4 Tanda Ginjal Bermasalah yang Bisa Terlihat dari Air Kencing

tabloidbintang.com
15 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Kondisi kesehatan ginjal sering kali luput dari perhatian karena gejalanya muncul secara perlahan. Padahal, organ yang berfungsi menyaring darah dan membuang zat sisa melalui urine ini memiliki peran vital bagi tubuh.

Ketika fungsi ginjal mulai terganggu, tubuh tidak dapat membuang limbah dan kelebihan cairan secara optimal. Akibatnya, berbagai masalah kesehatan bisa muncul, mulai dari mudah lelah, mual, hingga pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

Menariknya, tanda-tanda gangguan ginjal dapat dikenali dari perubahan pada air kencing. Karena itu, penting untuk tidak mengabaikan perubahan yang terjadi saat buang air kecil.

Berikut empat tanda yang patut diwaspadai:

1. Air Kencing Berbusa Seperti Sabun

Jika urine tampak berbusa atau menghasilkan gelembung yang tidak segera hilang setelah disiram, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal adanya gangguan pada ginjal.

Gejala ini sering dikaitkan dengan kebocoran protein ke dalam urine akibat kerusakan pada filter ginjal. Dalam dunia medis, kondisi tersebut dikenal sebagai proteinuria.

2. Warna Urine Berubah Tidak Normal

Warna air kencing dapat memberikan petunjuk penting mengenai kondisi kesehatan tubuh. Urine yang berubah menjadi merah muda, kemerahan, atau kecokelatan bisa menandakan adanya darah dalam urine.

Sementara itu, urine yang tampak keruh dapat berkaitan dengan infeksi saluran kemih. Adapun warna cokelat gelap menyerupai teh atau kopi juga perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda fungsi ginjal yang menurun.

3. Frekuensi Buang Air Kecil Berubah Drastis

Penurunan jumlah urine yang keluar dibanding biasanya dapat menjadi salah satu gejala gangguan ginjal. Kondisi ini terjadi karena kemampuan ginjal dalam menyaring cairan mulai menurun.

Selain itu, terlalu sering buang air kecil pada malam hari juga bisa menjadi tanda awal adanya masalah pada ginjal yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

4. Bau Urine Menjadi Lebih Menyengat

Perubahan aroma urine yang terasa lebih tajam dan tidak biasa juga tak boleh dianggap sepele. Bau menyengat dapat muncul akibat penumpukan zat sisa atau racun dalam tubuh yang tidak tersaring dengan baik oleh ginjal.

Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung Transisi Energi, Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dikebut
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BMKG Rilis Daftar Wilayah Waspada Tsunami: Warga di Tarakan dan Halmahera DiImbau Jauhi Pantai
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Sejumlah SPPG di Jeneponto Berhenti Beroperasi, Tanda Tanya Afiliasi dengan Eks Pimpinan BGN?
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Jelang Piala Dunia, Kota Tijuana Meksiko Bersiap Sambut Kedatangan Timnas Iran | KOMPAS MALAM
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Korut: Pasokan senjata AS ke Korsel, Taiwan picu ketegangan kawasan
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.