ADES Siap Produksi Permen Jelly, Tantang Dominasi Mayora dan YUPI

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Akasha Wira International Tbk. (ADES) siap melakukan diversifikasi bisnis produk permen jelly (indulgent gummy) melalui penambahan kegiatan usaha kembang gula dengan investasi Rp46,2 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (8/6/2026), rencana tersebut dilakukan melalui penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 10734 atau industri kembang gula untuk mendukung produksi dan pemasaran produk gummy yang tengah disiapkan perseroan.

Perseroan yang memproduksi air minum dalam kemasan ini akan menambahkan varian produk baru berupa indulgent gummy atau permen jelly dalam portofolionya.

ADES memerinci, sejumlah perusahaan pesaing yang bergerak dalam bidang industri yang sama, yakni PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI), PT Ranjani Jaya Lestari, Amos Food Group, hingga PT Mayora Indah Tbk. (MYOR).

Manajemen menjelaskan penambahan kegiatan usaha diperlukan karena registrasi produk gummy di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mensyaratkan kesesuaian dengan KBLI 10734, meskipun ADES saat ini telah memiliki kegiatan usaha di bidang makanan dari cokelat dan kembang gula.

Prospek bisnis gummy dinilai menarik seiring pertumbuhan pasar yang terus berlanjut. ADES menyebut pasar gummy nasional terdiri atas segmen permen jelly biasa senilai US$400 juta hingga US$450 juta dan segmen functional gummies sebesar US$422,72 juta.

Baca Juga

  • Akasha Wira International (ADES) Dirikan Anak Usaha Baru, Perkuat Ekspansi Bisnis
  • Laba Bersih ADES Rp1567 Miliar Semester I/2022, Naik 74,5 Persen
  • Kinerja Manis YUPI Awal 2026, Pendapatan Naik 9% Jadi Rp763,18 Miliar

Dari sisi pertumbuhan, segmen permen jelly biasa diperkirakan tumbuh 4,5% hingga 5,2% per tahun. Adapun segmen functional gummies menjadi kategori dengan pertumbuhan tercepat dengan laju 8,54% per tahun.

Perseroan menilai peluang pasar masih terbuka lebar mengingat produk gummy semakin diterima konsumen domestik. Tren tersebut terlihat dari meningkatnya produk gummy impor yang masuk dan mendapat respons positif di pasar Indonesia.

Selain menyasar pasar yang sedang tumbuh, ADES juga melihat keunggulan gummy pada fleksibilitas inovasi produk. Permen jenis ini dapat dikembangkan dalam berbagai varian rasa, bentuk, hingga formulasi seperti produk rendah gula dan produk dengan tambahan vitamin atau zat aktif tertentu.

Melalui strategi tersebut, ADES akan menggabungkan konsep indulgent gummy dan functional gummy. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan margin bahan baku yang efisien sekaligus memberikan nilai tambah kesehatan yang semakin diminati konsumen modern.

Target pasar utama produk baru ini adalah konsumen usia 6 tahun hingga 35 tahun, khususnya masyarakat perkotaan yang memperhatikan rasa, kemasan, dan gaya hidup. Distribusi akan dilakukan melalui e-commerce, minimarket, modern trade, hingga jaringan warung tradisional.

Adapun, untuk memperkuat penetrasi pasar, perseroan menyiapkan strategi pemasaran berbasis digital melalui media sosial, kolaborasi dengan influencer, program sampling, serta integrasi penjualan online dan offline.

Pengembangan bisnis tersebut juga ditopang investasi sebesar Rp46,2 miliar yang berasal dari kas internal perseroan. Berdasarkan proyeksi studi kelayakan, lini usaha gummy berpotensi menghasilkan pendapatan Rp41,67 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi Rp335,28 miliar pada 2030.

Perseroan menilai diversifikasi ke bisnis gummy dapat menjadi sumber pertumbuhan baru di tengah besarnya pasar makanan dan minuman nasional serta tingginya minat konsumen terhadap produk confectionery yang inovatif.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panduan Lengkap Ganjil Genap Di Jakarta Hari ini Senin (09-6-2026)
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Sepak Terjang Shin Tae-yong di Level Klub Jelang Latih Persija: Juara Liga Champions Asia di Seongnam Ilhwa Chunma, tapi Dipecat Ulsan HD
• 6 jam lalubola.com
thumb
Jambi Siaga Karhutla, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca hingga 12 Juni
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabar Buruk Bagi Warga Manado hingga Gorontalo, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Akibat Gempa 7,7 Magnitudo
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Tipe Orang yang Bisa Menghambat Hidupmu Menurut Ilmu Psikologi
• 7 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.