Juara WBC Ryan Garcia siap bertanggung jawab lawan siapa pun

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas welter (66,6kg) World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia mengatakan dirinya siap bertanggung jawab sebagai juara untuk melawan siapa pun pada pertarungan berikutnya.

"Saya adalah tipe orang yang akan melawan siapa pun, terutama ketika semua syaratnya setara dan adil. Saya akan melawan siapa pun," kata Ryan Garcia dalam sebuah podcast bersama Complex yang dipantau melalui lewat kanal YouTube di Jakarta, Senin.

Garcia menggulingkan Mario Barrios lewat keputusan bulat untuk menguasai kelas welter WBC dalam duel sesama petinju Amerika di Las Vegas, Februari 2026. Dalam laga itu, "King Ry" tampil impresif mengendalikan tempo pertandingan sejak ronde awal hingga akhir.

Baca juga: WBC cabut sanksi Ryan Garcia

Kemenangan atas Barrios sekaligus menjadi titik penting dalam perjalanan karier Garcia setelah sebelumnya sempat menghadapi berbagai kritik terkait konsistensi dan fokusnya di dunia tinju profesional. Dengan keberhasilan merebut sabuk juara dunia, Garcia membuktikan dirinya masih menjadi salah satu nama besar dalam olahraga tersebut.

Setelah pencapaian bersejarah itu, ia mengincar juara dunia kelas welter junior World Boxing Organization (WBO) Shakur Stevenson untuk laga ulang, setelah pertemuan pertama mereka di level amatir. Persaingan keduanya telah lama menjadi perhatian penggemar tinju karena sama-sama memiliki kecepatan tangan, teknik, dan popularitas tinggi.

Namun, dalam pernyataan terbarunya, Garcia mengklaim bahwa pertandingan selanjutnya yang akan dihadapinya adalah melawan Conor Benn pada 12 September mendatang di T-Mobile Arena di Las Vegas. Pengumuman resmi laga itu belum dibuat dan pihak promotor masih melakukan pembicaraan lanjutan terkait detail kontrak dan kesepakatan pertandingan.

Baca juga: Juara WBC Ryan Garcia konfirmasi duel lawan Conor Benn September 2026

Terlepas dari siapa pun lawan selanjutnya, Garcia yang memiliki rekor 25 kemenangan dengan 20 kemenangan dicapai melalui knockout (KO), dua kekalahan, dan satu laga tanpa hasil (no contest), siap untuk menghadapi siapa pun.

Juara dunia berusia 27 tahun itu merasa memiliki tanggung jawab untuk menjunjung tinggi tinju dengan cara yang paling terhormat tanpa menempatkan diri dalam situasi yang buruk.

Ia mengatakan bahwa sepanjang karirnya, ia tidak pernah takut menghadapi lawan-lawan tangguh, termasuk sejak di level amatir.

"Saya melawan semua orang. Saya bertarung di divisi tersulit. Sekarang, lihat saja di kelas 147 poua, semua orang ingin datang ke sini. Saya pasti akan menunjukkan kepada para penggemar bahwa saya adalah juara dunia yang hebat," katanya.

Baca juga: Ryan Garcia hentikan Mario Barrios untuk rebut sabuk juara dunia WBC


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan Tsunami Dicabut, BPBD Sebut Kondisi Gorontalo Utara Aman dan Terkendali
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
NEXT Indonesia nilai tantangan fiskal pada daya ungkit APBN ke ekonomi
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Kesejahteraan Rakyat
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Antusiasme Warga Bandung Ikuti Bola Gembira Piala Dunia 2026
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sering Dianggap Beban Biaya, Ternyata Kepatuhan Regulasi Bisa Dongkrak Daya Saing Usaha
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.