Grid.ID - Video permintaan maaf Sarwendah yang dibagikan melalui media sosial dinilai hanya bentuk pembelaan diri. Pakar ekspresi buka suara sampaikan pandangannya.
Video permintaan maaf yang dibagikan Sarwendah tak luput jadi sorotan. Hal ini lantaran polemik dirinya dengan Ruben Onsu masih belum seleai.
Pihak Ruben Onsu mengklaim dirinya sulit bertemu dengan anak-anak usai bercerai. Sementara Sarwendah balas menyindir balik sang mantan suami, terutama soal nafkah.
Permintaan Maaf Sarwendah
Sarwendah membagikan video klarifikasi serta permintaan maaf melalui media sosial Instagramnya. Kendati demikian, mantan personel Cherrybelle ini tak menyebutkan nama mantan suaminya.
"Pertama-tama, izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya, keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya," ucap Sarwendah.
"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," tambahnya.
"Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak.
Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," ucapnya.
Tanggapan Pakar Ekspresi
Kini permintaan maaf Sarwendah mendapatkan sorotan dari pakar ekspresi, Kirdi Putra. Kirdi menilai yang disampaikan oleh mantan istri Ruben Onsu itu bukan murni permintaan maaf.
"Buat saya permintaan maafnya Sarwendah itu bukan minta maaf ya, lebih cenderung ke klarifikasi pembelaan diri," ucap Kirdi, dikutip dari Tribun Seleb.
Menurutnya, hal itu bertujuan untuk menjaga citra baiknya di dunia hiburan. Selain itu, Kirdi juga menyoroti Sarwendah yang hanya meminta maaf kepada netizen serta keluarganya. Padahal yang tengah menjadi perhatian adalah perseteruannya dengan Ruben Onsu.
"Itu untuk menjaga katakanlah citra dia sendiri. Permintaan maaf yang serius itu harus menyebutkan kepada siapa pun dia minta."
"Apakah tulus? Jawabannya tidak sama sekali," tambah Kirdi.
Lebih lanjut, selain menyebut permintaan maaf Sarwendah hanya sebagai pembelaan diri, pakar ekspresi Kirdi Putra juga menyinggung adanya tekanan. Hal ini usai ia melihat gerak-gerik dari yang bersangkutan.
"Perhatikan tangannya, tangan Sarwendah dari awal seperti ini dan kemudian mengencang ya, ini tuh artinya dia cukup nervous ya, penanda stres," ungkap Kirdi.
"Dia cukup tertekan iya, tertekannya karena apa? Karena harus melakukan klarifikasi yang sama sekali bukan permintaan maaf sebetulnya."
"Kalau kita mendengar dengan baik, kata-kata penggemar itu diucapkan lebih dari satu kali, sementara yang laun sekali."
"Artinya apa? Dia lebih takut kehilangan penggemar, atau takut citranya jatuh di depan penggemarnya," tutur Kirdi. (*)
Artikel Asli




