JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 44 motor terkena operasi cabut pentil (OCP) pada hari pertama pelaksanaan Operasi Penertiban Parkir Liar yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pada Senin (8/6/2026).
Data tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan hingga pukul 12.00 WIB.
Selain itu, seorang juru parkir (jukir) di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, kabur saat petugas Dishub DKI Jakarta bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban di kawasan tersebut.
Baca juga: Pendangkalan Muara Dinilai Jadi Penyebab Munculnya Pulau Sampah di Muara Angke Jakut
Berdasarkan pantauan Kompas.com, operasi yang dipimpin Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin dimulai pukul 10.00 WIB dari area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Kompas.com/Dian Erika Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan penderekan terhadap sebuah mobil taksi online di bawah Stasiun LRT Dukuh Atas Jalan Setiabudi Tengah, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026) dalan rangka Operasi Penertiban Parkir Liar di DKI Jakarta.
Petugas kemudian bergerak menuju Stasiun Gambir, menyusuri Jalan MH Thamrin ke wilayah Dukuh Atas, lalu berbelok ke Jalan Setiabudi Selatan, Jakarta Selatan.
Dari Setiabudi Selatan, operasi dilanjutkan ke wilayah Menteng, tepatnya di sekitar Stasiun Cikini dan RSCM.
Hasil dari operasi ke sejumlah titik tersebut antara lain:
Tiga sepeda motor yang parkir di trotoar depan Stasiun Gambir dikenai OCP.
Satu unit taksi Green SM yang parkir di bahu Jalan Setiabudi Selatan, tepat di bawah Stasiun LRT Dukuh Atas, diderek petugas Dishub.
Empat sepeda motor yang parkir di trotoar depan Stasiun Cikini dikenai OCP.
Sebanyak 37 sepeda motor yang parkir liar di depan RSCM dikenai OCP.
Selain itu, seorang Pak Ogah yang beroperasi di depan Stasiun Cikini diberikan pembinaan dengan diserahkan ke petugas Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta.
"Pas kita datang sepertinya juru parkirnya sudah kabur tadi. Tadi kita mau tindak jukir-nya. Tapi ternyata mereka kabur," ujar Budi saat memberikan keterangan di depan area RSCM, Cikini, Senin.
Budi mengimbau masyarakat agar tidak lagi memarkir kendaraan sembarangan, baik di bahu jalan maupun di trotoar.
Baca juga: Imigrasi Selidiki Oknum Pembuang Paspor Jemaah Haji di Serpong Tangsel
Ia menegaskan, petugas akan melakukan penindakan terhadap kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.
"Kalau masyarakat juga patuh, maka jukir juga tidak akan ada," ungkap Budi.
Menurut dia, petugas akan melakukan pemantauan terlebih dahulu terhadap juru parkir yang berkamuflase sebagai pedagang sebelum dilakukan penertiban.
Budi mengakui bahwa penindakan terhadap jukir liar yang menyamar sebagai pedagang memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, Dishub terus berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan parkir liar dan juru parkir liar di Jakarta.