BOGOR, KOMPAS.com - Bayi laki-laki berumur dua hari ditemukan di Jalan Bantarkemang, Kota Bogor, Jawa Barat.
Bayi tersebut berada di dalam kardus yang berisi popok, selimut, dan sebuah surat tulisan tangan diduga ayahnya.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa bayi laki-laki itu baru saja dilahirkan pada Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Bayi Baru Lahir Dibuang di Bogor, Ada Surat Orangtua: Keluarga Sedang Dapat Ancaman
Kapolsek Bogor Timur, AKP Asep Sundana, mengatakan, sang bayi ditemukan oleh warga yang hendak memulung sampah, pada Senin (8/6/2026) pagi.
"Warga lagi mau mulung sampah. Iya betul (ditemukan bayi)," kata Asep saat dihubungi Kompas.com, pada Senin.
Mengaku dapat ancamanSurat itu juga mengungkap alasan orang tua dari bayi laki-laki tersebut menitipkan putranya.
Baca juga: Tinggalkan Bayi yang Baru Dilahirkan di Malaysia, Wanita WNI Diburu Otoritas Negeri Jiran
"Assalamualaikum. Lahir tanggal 6-6-2026/Sabtu. Saya titipkan anak saya yang bernama Kaer. Saya titipkan hanya sebentar, dikarenakan keluarga kecil saya sedang mendapatkan intimidasi dan ancaman yang membahayakan dari banyak pihak termasuk salah satu instansi besar yang berbahaya dan oleh sebab itu saya tidak bisa melaporkan hal ini," bunyi surat itu.
"Tolong sayangi dan rawat anak ini sepenuh hati, saya ingin anak ini tumbuh menjadi pribadi yang baik dan sehat wal afiat," tambahnya.
Sang ayah dalam surat itu juga berjanji akan mengambil kembali putranya.
Baca juga: Bayi Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel Saat Berada di Dekapan Ibunya di Dalam Mobil
"Jika ada umur panjang, saya akan kembali untuk mengambil putra saya. Di kondisi sekarang, keselamatannya lah yang paling penting, saya tidak bisa membahayakan hidupnya karena ancaman dan intimidasi ini di luar kemampuan saya dan saya berurusan denhan banyak pihak," tulisnya.
"Saya, istri, dan keluarga saya akan berpencar untuk sementara waktu dan semoga Allah memberikan kita semua perlindungan, Amiin," tambahnya.
Masih dalam suratnya, ia lalu meminta perlindungan untuk sang anak.
"Jika ada orang yang mencari putra saya dengan ciri-ciri berbadan tinggi, besar, rambut keriting, dan berkulit hitam serta oknum instansi yang sedang menyamar, tolong segera selamatkan putra saya. Papah dan mamah sangat sayang dan cinta kamu, Nak. Tolong simpan surat ini," tutup surat tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



