Kompetisi sains tertinggi di Tanah Air ini siap menjaring talenta terbaik dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah dengan beberapa pembaruan sistem yang krusial.
"OSN menjadi salah satu ajang paling bergengsi dan menjadi cerin bagaimana kita bisa menghargai dan memupuk potensi sains di tanah air," kata Sesjen Kemendikdasmen, Suharti, di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, OSN 2026 membawa angin segar bagi perkembangan teknologi dengan menghadirkan kategori baru untuk jenjang SMA/Sederajat. Selain itu, mekanisme pengawasan dan platform ujian berbasis teknologi juga diperketat demi menjaga integritas kompetisi yang adil dan transparan di seluruh penjuru Indonesia.
Seperti apa jadwal, sistem hingga ajang cabang OSN 2026, berikut rinciannya!
Baca juga: 15 Contoh Soal OSN IPA SMP 2026 dan Kunci Jawaban, Uji Kemampuanmu di Sini! Jadwal Rangkaian Tahapan Seleksi OSN 2026 Rangkaian seleksi akan dimulai serentak pada bulan Juni 2026 mulai dari tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), berlanjut ke tingkat Provinsi (OSN-P), hingga puncaknya pada babak Final di tingkat Nasional (OSN). Berikut adalah lini masa per jenjang pendidikan: Jenjang SD dan SMP Sederajat
- Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
OSN-K SMP: 11 Juni 2026
Ketentuan: Diikuti maksimal 5 murid/cabang ajang/sekolah
- Tingkat Provinsi (OSN-P)
OSN-P SMP: 9 Juli 2026
Ketentuan: Diikuti maksimal 5 murid/cabang ajang/kabupaten/kota
- Tingkat Nasional (OSN)
Ketentuan: Kuota finalis nasional sebanyak 115 murid per cabang ajang Jenjang SMA Sederajat
- Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
Ketentuan: Kuota maksimal 5 murid/cabang ajang/sekolah
- Tingkat Provinsi (OSN-P)
Ketentuan: Akses kuota dapat dilihat melalui tautan resmi s.id/Kuota_OSNSMA
- Tingkat Nasional Tahap Semifinal
Ketentuan: Menyaring hingga tersisa 100 murid per bidang
- Tingkat Nasional (Final OSN)
Ketentuan: Kompetisi puncak yang diikuti oleh 60 murid terbaik per bidang
Baca juga: Contoh Soal OSN IPA SD 2026 dan Kunci Jawabannya, Latihan Yuk! Komponen dan Media Pelaksanaan Tes OSN 2026 OSN-Kabupaten/Kota (OSN-K) Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SMA (DIKMEN): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SD/SMP (DIKDAS): Daring dan Semi Daring
- SMA (DIKMEN): Semi Daring
- Pengawas Silang
- Siaran Langsung
- Khusus daerah 3T dengan keterbatasan internet dilaksanakan semi daring melalui Google Drive
- SD/SMP (DIKDAS): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SMA (DIKMEN): LMS Moodle
- SD/SMP (DIKDAS): Daring
- SMA (DIKMEN): Daring
- Pengawas Pusat
- Pengawas Silang
- Aplikasi Zoom
- SD/SMP (DIKDAS): LMS Moodle
- SMA Semifinal (DIKMEN): LMS Moodle
- SMA Nasional Luring (DIKMEN): Tes Teori & Tes Praktikum
- SD/SMP (DIKDAS): Daring
- SMA Semifinal (DIKMEN): Daring
- SMA Nasional Luring (DIKMEN): Pelaksanaan Luring
- Tahap Daring (SD/SMP & SMA Semifinal): Pengawas Pusat, Pengawas Silang, dan Zoom
- Tahap Luring (SMA Final): Pengawasan melekat di lokasi tes teori dan praktikum
Untuk jenjang pendidikan dasar, fokus kompetisi tetap berada pada fondasi sains dasar yang kuat, meliputi: Jenjang Pendidikan Dasar (SD/MI dan SMP/MTs Sederajat) SD/MI/Sederajat
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Matematika
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Matematika
- Matematika
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Informatika / Komputer
- Astronomi
- Ekonomi
- Kebumian
- Geografi
- Eksibisi AI (Artificial Intelligence).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)





