HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Polemik pascaperceraian pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Setelah video siaran langsung Sarwendah yang memuat ucapan bernada kasar viral di media sosial dan menuai kritik warganet, mantan personel Cherrybelle itu akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (8/6), Sarwendah meminta masyarakat memberikan ruang dan waktu baginya untuk menyelesaikan persoalan pribadi yang tengah dihadapi.
“Saya mohon kepada semua pihak untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi ini,” ujar Sarwendah dalam video yang diunggah di media sosialnya.
Ibu tiga anak tersebut juga mengisyaratkan akan mengurangi aktivitas di ruang publik untuk sementara waktu. Langkah itu disebutnya sebagai upaya menyelesaikan berbagai persoalan secara kekeluargaan dan dewasa.
Kontroversi bermula dari beredarnya potongan video siaran langsung yang memperlihatkan Sarwendah melontarkan kata-kata kasar saat membahas nominal nafkah sebesar Rp200 juta. Cuplikan video itu memicu beragam spekulasi di kalangan warganet yang menduga pernyataan tersebut ditujukan kepada Ruben Onsu.
Menanggapi polemik yang berkembang, Sarwendah pada Jumat (5/6) menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik, keluarga, dan anak-anaknya.
“Saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut,” ucapnya.
Meski demikian, permohonan maaf tersebut tetap menuai kritik karena tidak secara eksplisit menyebut nama Ruben Onsu.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa video yang menjadi perbincangan itu tidak ditujukan kepada mantan suaminya.
“Saya menonton video itu, memang bisa dipahami berbeda-beda. Tetapi prinsipnya tidak ditujukan kepada RO (Ruben Onsu),” kata Chris.
Menurutnya, tidak ada penyebutan nama Ruben dalam video tersebut sehingga tidak tepat jika diarahkan sebagai bentuk serangan kepada mantan suaminya.
Di sisi lain, kubu Ruben Onsu memberikan respons berbeda. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya hanya memberikan tanggapan singkat saat ditanya mengenai video permohonan maaf Sarwendah.
“Saya tanya pendapat dia tentang postingan video itu, komentarnya cuma ‘oh’,” ujar Minola.
Minola menilai respons tersebut menunjukkan bahwa Ruben tidak melihat adanya keterkaitan langsung antara permohonan maaf yang disampaikan Sarwendah dengan dirinya.
“Kami tidak bisa memberikan komentar apa-apa. Itu haknya dia. Tetapi yang perlu kami garis bawahi, permintaan maaf itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami, Ruben Onsu,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihak Ruben menilai tidak ada satu pun pernyataan dalam video tersebut yang secara khusus meminta maaf kepada Ruben atas dugaan sindiran yang berkembang di ruang publik.
Menurut Minola, yang lebih penting bagi Ruben saat ini bukanlah permintaan maaf di media sosial, melainkan pemenuhan haknya sebagai ayah untuk bertemu dengan anak-anaknya.
“Dia sekarang rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang seperti itu,” katanya.
Kubu Ruben mengklaim bahwa presenter tersebut telah sekitar enam bulan tidak bertemu dengan anak-anaknya. Karena itu, mereka meminta agar kesepakatan yang telah dituangkan dalam akta perjanjian bersama dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
“Ketemukan saja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur,” pungkas Minola.





