TABLOIDBINTANG.COM - Kim Kardashian menuai kritik dari penggemar Formula 1 setelah dianggap bersikap tidak sopan saat mengabaikan reporter veteran Sky Sports, Martin Brundle, di sela-sela Grand Prix Monako 2026.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (7/6), ketika Brundle menjalankan sesi wawancara khasnya, grid walk, menjelang balapan dimulai. Saat itu, ia menghampiri Kim Kardashian dan sang adik, Khloé Kardashian, untuk meminta wawancara singkat.
Dalam video yang beredar di media sosial, Brundle terlebih dahulu menyapa Kim dan menanyakan kabarnya. Namun, bintang reality show berusia 45 tahun itu terlihat tidak memberikan respons dan justru memalingkan wajahnya.
Tak lama kemudian, seorang pria yang diduga merupakan staf Formula 1 tampak membisikkan sesuatu kepada Kim. Di saat yang sama, Brundle juga terdengar meminta seseorang untuk tidak mendorongnya.
"Biasanya orang-orang akan mengobrol sebentar dengan kami. Apakah Anda menikmati Formula 1?" tanya Brundle kepada Kim.
Alih-alih menjawab, pendiri merek Skims itu hanya melambaikan tangan. Setelah itu, Kim dan Khloé meninggalkan lokasi bersama rombongan mereka tanpa memberikan komentar.
"Jadi, hari ini kami tidak berbicara," ujar Brundle kepada pemirsa dengan nada kecewa.
Momen canggung tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial. Banyak penggemar F1 menilai Kim bersikap tidak menghormati Brundle, yang dikenal luas berkat wawancara spontan dengan para selebritas dan pembalap di grid.
"Betapa tidak sopannya Kim Kardashian. Martin Brundle hanya menjalankan tugasnya dan dia malah melihat orang lain untuk menentukan apakah Brundle layak diajak bicara atau tidak," tulis seorang pengguna X.
Pengguna lain menambahkan bahwa selebritas yang hadir di area grid seharusnya bersedia berinteraksi dengan media.
"Kim Kardashian tidak terlalu hebat untuk berbicara dengan Martin Brundle. Itu menunjukkan kurangnya kelas," tulis netizen lainnya.
Bahkan ada yang menilai Kim tidak pantas berada di area grid jika tidak ingin berpartisipasi dalam wawancara singkat yang menjadi bagian dari tradisi Grand Prix.
Meski demikian, tidak semua orang menyalahkan Kim. Sejumlah penggemar justru membela keputusan ibu empat anak tersebut untuk tidak diwawancarai.
Menurut mereka, pasangan, keluarga, atau sahabat para pembalap tidak memiliki kewajiban untuk berbicara di depan kamera.
"Tidak pernah ada kewajiban bagi WAGs atau anggota keluarga pembalap untuk memberikan wawancara. Tidak ada yang berhak memaksa mereka tampil di kamera," tulis seorang pendukung Kim.
Ada pula yang berpendapat bahwa Kim kemungkinan tidak menyadari pertanyaan yang diajukan Brundle di tengah keramaian dan suasana sibuk menjelang balapan.
"Orang-orang selalu mencari alasan untuk mengkritik. Dari videonya terlihat seperti dia bahkan tidak menyadari apa yang sedang terjadi," komentar pengguna lainnya.




