Ahli Gizi Ungkap Asupan Nutrisi Tiga Jam Sebelum Olahraga Bantu Jaga Performa Atlet

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife, Krissy Ladner, menyatakan pengaturan asupan nutrisi sekitar tiga hingga tiga setengah jam sebelum pertandingan berperan penting dalam menjaga performa atlet hingga akhir laga.

Menurut Ladner, periode menjelang pertandingan menjadi waktu krusial untuk mengisi kembali cadangan energi tubuh yang akan digunakan saat menjalani aktivitas fisik berintensitas tinggi.

“Menurut saya, tiga setengah jam sebelum pertandingan dimulai merupakan periode hitung mundur yang menentukan bagaimana seorang pemain akan merasa, berpikir, dan bergerak ketika peluit pertandingan dibunyikan,” kata Ladner dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Menu Seimbang Jadi Kunci Performa

Ladner menjelaskan makanan utama sebelum pertandingan sebaiknya mengikuti konsep Hard Performance Plate.

Komposisinya terdiri atas setengah porsi karbohidrat, seperempat buah dan sayuran, serta seperempat protein rendah lemak yang dilengkapi asupan cairan.

Contoh menu yang direkomendasikan antara lain nasi atau pasta dengan ayam dan sayuran panggang, maupun nasi dengan ikan panggang serta buah sebagai pelengkap.

Menurutnya, protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menunda rasa lapar selama pertandingan berlangsung.

Ia juga mengingatkan atlet untuk menghindari makanan tinggi lemak, tinggi serat, pedas, maupun asam menjelang pertandingan karena dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan risiko gangguan lambung.

Tambahan Karbohidrat Satu Jam Sebelum Bertanding

Sekitar satu jam sebelum pertandingan, atlet dianjurkan mengonsumsi tambahan energi berupa 30 hingga 60 gram karbohidrat sederhana yang mudah dicerna.

Asupan tersebut sebaiknya dilengkapi dengan elektrolit dan cairan untuk membantu menjaga hidrasi tubuh.

Pilihan makanan yang dapat dikonsumsi antara lain minuman olahraga, pisang, gel karbohidrat, atau granola bar berukuran kecil.

“Jika Anda belum pernah mengonsumsinya saat latihan, jangan mencobanya sebelum pertandingan. Ini bukan waktu yang tepat untuk bereksperimen dengan makanan baru,” ujarnya.

Ladner juga menilai praktik carb-loading atau konsumsi karbohidrat dalam jumlah besar pada malam sebelum pertandingan tidak diperlukan untuk laga sepak bola berdurasi normal 90 menit.

Menurut dia, strategi tersebut lebih cocok diterapkan pada kompetisi yang berlangsung lebih dari dua hingga tiga jam atau turnamen dengan beberapa pertandingan dalam satu hari.

Ia menegaskan pentingnya menguji pola nutrisi saat latihan agar atlet mengetahui respons tubuh terhadap makanan yang dikonsumsi.

“Jangan pernah mencoba sesuatu yang baru pada hari pertandingan. Uji terlebih dahulu rencana nutrisi Anda saat latihan. Setelah menemukan apa yang paling sesuai, pertahankan pola tersebut,” ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim medis timnas U19 pantau kondisi Reno Salampessy
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Kim Soo Hyun Kembali Syuting Iklan Merek Fesyen Setelah Vakum Akibat Kontroversi
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Kisah Inspiratif Imam Pesuwaryantoro, Dari Pekerja Lepas hingga Menorehkan Prestasi Internasional
• 7 jam laludisway.id
thumb
Piala AFF U-19 2026: Nova Arianto Bongkar Rahasia Timnas Indonesia Taklukkan Vietnam
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Harga Ikan di Ambon Melonjak, Tembus Dua Kali Lipat Akibat Cuaca Buruk | IU
• 36 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.