Pantau - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan keprihatinan mendalam atas gempa bumi kuat yang mengguncang Filipina pada Senin pagi dan menegaskan kesiapan Malaysia untuk memberikan bantuan kepada negara tetangganya tersebut.
Anwar mengatakan Malaysia dan Filipina memiliki hubungan erat sebagai sahabat dan mitra di kawasan ASEAN sehingga solidaritas perlu ditunjukkan di tengah bencana yang terjadi.
“Saya ingin menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas gempa bumi kuat yang terjadi di lepas pantai selatan Filipina pada pagi ini. Pikiran dan doa kami bersama rakyat Filipina. Malaysia siap memberikan bantuan apa pun yang diperlukan,” ujar Anwar dalam pernyataannya di Kuala Lumpur, Senin.
Anwar juga mendoakan keselamatan seluruh korban terdampak serta berharap masyarakat Filipina diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi pascagempa.
Malaysia Pantau Dampak Gempa di SabahSelain menyoroti kondisi di Filipina, Anwar turut memberikan perhatian terhadap dampak gempa yang dirasakan masyarakat di Sabah, Malaysia.
Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah wilayah seperti Tawau dan Semporna yang berada dekat dengan Filipina bagian selatan.
Anwar memastikan pemerintah Malaysia terus memantau perkembangan situasi dan seluruh layanan darurat berada dalam kondisi siaga penuh.
Gempa Picu Peringatan TsunamiGempa berkekuatan magnitudo 7,9 dengan kedalaman 50 kilometer terdeteksi terjadi di Mindanao, Filipina, pada Senin sekitar pukul 07.37 waktu setempat.
Pusat gempa berada pada koordinat 5,7 derajat Lintang Utara dan 125,1 derajat Bujur Timur.
Getaran gempa tidak hanya dirasakan di Filipina dan Malaysia, tetapi juga di sejumlah wilayah Indonesia yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
Otoritas Indonesia dan Malaysia sebelumnya sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami untuk beberapa kawasan pesisir sebagai langkah antisipasi terhadap dampak gempa besar tersebut.




