JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan wajah baru KA Cikuray melalui pengoperasian sarana Kereta Ekonomi Kerakyatan. Rangkaian baru untuk kereta relasi Garut-Pasar Senen ini mulai digunakan pada Rabu (10/6/2026).
Mengutip akun Instagram @keretaapikita pada Kamis (8/6/2026), hadirnya Kereta Ekonomi Kerakyatan menjadi bagian dari upaya KAI memperluas akses transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.
Selain itu, konsep ini juga dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi sektor riil di wilayah yang dilalui KA Cikuray.
Pengembangan sarana baru tersebut merupakan hasil inovasi Insan KAI melalui Balai Yasa Manggarai. Desain dan karakter layanan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang menjadi pengguna utama KA Cikuray.
Baca Juga: Mobil Tertabrak Kereta Api Barang di Tebing Tinggi, 1 Orang Tewas | KOMPAS PETANG
Salah satu daya tarik utama KA Cikuray dengan sarana Ekonomi Kerakyatan adalah tarifnya yang tetap terjangkau. Penumpang cukup membayar tiket sebesar Rp45.000 untuk relasi Garut-Pasar Senen.
KA Cikuray melayani perjalanan melalui 12 stasiun pemberhentian, yakni Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen.
Kereta Ekonomi Kerakyatan yang digunakan pada KA Cikuray merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dilakukan oleh Balai Yasa Manggarai.
Pembaruan dilakukan pada aspek interior dan kenyamanan perjalanan guna memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penumpang. Kereta ini mengusung konfigurasi tempat duduk 3:2 yang lebih ergonomis dengan kapasitas 93 kursi.
Selain itu, tersedia fitur reversible yang memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan arah perjalanan kereta. Desain tersebut membuat perjalanan jarak jauh menjadi lebih nyaman tanpa mengurangi efisiensi kapasitas angkut.
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Kereta api
- Kereta api cikuray
- Ka cikuray
- KAI





