JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut antusias penunjukan mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai pelatih baru klub sepak bola Persija.
Pramono menaruh harapan besar agar kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut mampu membawa Persija juara musim berikutnya sebagai persembahan perayaan ulang tahun ke-500 Kota Jakarta tahun depan.
"Sebagai Gubernur Jakarta, saya tentunya sangat berharap bahwa Persija dalam kepelatihan yang dibimbing oleh Shin Tae-yong bisa memberikan kado istimewa bagi Jakarta," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/6/2026) sore.
Baca juga: Pramono: Gak Mungkin Transjakarta Blok M-Bandara Rp 3.500, yang Lain Aja Rp 100.000
Pramono meyakini bahwa Shin Tae-yong tidak akan kesulitan meracik strategi karena Persija saat ini memiliki banyak pemain yang berkualitas, termasuk pemain lokal.
Pasalnya, Pramono menilai Shin telah memiliki rekam jejak yang positif saat membina pemain-pemain Indonesia.
"Secara materi pemain sebenarnya Jakarta pemainnya, terutama apa yang dimiliki pemain domestiknya, itu cukup bagus lah. Ada Ridho, Witan Sulaeman, Doni, dan macam-macam," ujar Pramono.
"Saya berharap betul karena Shin Tae-yong ini kan punya pengalaman pernah menjadi pelatih nasional kita, pasti dia punya cara untuk bisa membuat Persija berprestasi lebih baik. Saya menaruh harapan untuk itu," sambung dia.
Bahkan, Pramono optimistis kehadiran Shin Tae-yong bisa membuat pemain-pemain lokal unggulan seperti Witan Sulaeman yang kontraknya segera habis, akan diperpanjang.
Hal itu disampaikan karena Shin Tae-yong memiliki hubungan baik dengan para pemain lokal di Persija yang pernah memperkuat Timnas Indonesia.
Ia sudah mengetahui kabar direkrutnya Shin Tae-yong ke Persija sebelum pengumuman resmi dilakukan oleh pihak klub.
Baca juga: Sebut Pulau Sampah di Muara Angke Jakut Sudah Bersih, Pramono: Saya Minta Rutin Dibersihkan
Sempat ada komunikasi dengan pihak manajemen klub kebanggaan warga ibu kota tersebut.
"Ya, sebagai Gubernur pasti tahu lah, nggak mungkin Gubernur tahunya ketika diumumkan, pasti kan sudah tahu dulu. Saya tahu, saya tahu. Ya, (ada komunikasi) dengan Persijanya," tuturnya.
Pramono menegaskan, ia sangat menghormati independensi manajemen klub.
Ia memastikan tidak pernah ada intervensi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pemilihan pelatih maupun urusan teknis tim lainnya.
"Tapi saya tidak mau mencampuri karena tipikal saya adalah itu merupakan kewenangan Persija sepenuhnya, sehingga dengan demikian saya hanya berharap bahwa dalam kepemimpinan Shin Tae-yong ini Persija menjadi lebih baik prestasinya," ujar Pramono.
Ia pun berharap kedatangan Shin Tae-yong bisa membawa Persija kembali berjaya dan meraih gelar juara menjelang ulang tahun setengah abad Jakarta tahun depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




