Hujan Es di Hebei, Tiongkok Lebih Besar dari Telur Ayam, Ladang Gandum Roboh dan Semangka Hancur Dihantam Es

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Pada 3- 4 Juni 2026, berbagai wilayah di Provinsi Hebei dan Beijing dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan deras, serta hujan es berukuran besar. Video yang beredar di internet menunjukkan ladang gandum roboh dalam skala luas dan diperkirakan akan mengalami penurunan hasil panen yang signifikan. Sementara itu, semangka yang hampir siap dipanen banyak yang hancur akibat hantaman hujan es, menyebabkan kerugian besar bagi para petani.

Gandum Roboh Diterjang Angin Kencang

Angin kencang yang melanda sejumlah daerah di Hebei dilaporkan sangat kuat hingga mencabut banyak pohon dari akarnya.

Video yang beredar memperlihatkan hamparan gandum yang hampir memasuki masa panen rebah ke tanah akibat terjangan angin. Banyak bulir gandum yang sudah matang berjatuhan ke tanah.

Para petani mengeluhkan bahwa gandum yang roboh tidak hanya sulit dipanen, tetapi juga berisiko berkecambah karena kelembaban tinggi saat tertekan di tanah. Akibatnya, hasil panen gandum diperkirakan akan menurun drastis.

Hujan Es Raksasa yang Jarang Terjadi

Selain angin kencang, sejumlah wilayah juga diguyur hujan es yang disebut warga sebagai kejadian yang sangat jarang terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Beberapa warga mengatakan ukuran butiran es mencapai sebesar bola tenis meja.

Warga lainnya menyebut hujan es yang turun sebesar telur ayam.

Bahkan ada yang mengunggah video menunjukkan bongkahan es berukuran lebih besar dari telapak tangan, dengan bentuk menyerupai pecahan batu bata.

Seorang pemilik kendaraan mengunggah video yang memperlihatkan kaca mobilnya berlubang-lubang besar akibat dihantam hujan es.

Petani Semangka Mengalami Kerugian Besar

Korban terbesar dari cuaca ekstrem ini adalah para petani.

Banyak petani semangka mengunggah video yang menunjukkan tanaman mereka rusak parah. Semangka yang hampir matang hancur terkena hujan es, membuat kerja keras selama berbulan-bulan sia-sia.

Dalam salah satu video yang dibagikan seorang blogger, hampir seluruh tanaman merambat di sebuah kebun semangka rusak. Meskipun sebagian buah semangka masih utuh, tanaman induknya telah mati sehingga buah tersebut diperkirakan tidak dapat berkembang dengan baik dan mengalami kerugian besar.

Video lain yang diunggah para petani memperlihatkan semangka penuh lubang akibat hantaman es.

Beberapa petani mengatakan bahwa hasil panen tahun ini kemungkinan akan gagal total.

Ada yang terpaksa membuang seluruh semangka yang rusak. Sebagian lainnya bahkan mengajak warga desa untuk datang ke kebun dan mengambil semangka yang masih layak dimakan secara gratis.

Banyak Wilayah Hebei Terdampak

Menurut laporan media Tiongkok, pada 3 Juni hujan es melanda berbagai wilayah, termasuk:

Pada 4 Juni, badai petir disertai angin kencang kembali melanda:

Sebagian wilayah tersebut juga kembali mengalami hujan es.

Petani: Semangka Hampir Panen, Kini Hancur

Seorang petani semangka dari Kabupaten Boye mengatakan kepada media bahwa komoditas utama di daerahnya adalah gandum dan semangka.

Menurutnya, banyak ladang gandum roboh akibat angin kencang, sementara semangka yang hampir siap dipanen hampir seluruhnya hancur dihantam hujan es.

Ia mengungkapkan penyesalannya karena hanya tinggal beberapa hari lagi sebelum panen dilakukan.

Sementara itu, seorang petani dari Kabupaten Xian, Kota Cangzhou, mengatakan bahwa ia menanam lebih dari seratus mu (sekitar 6,7 hektare) gandum dan puluhan mu semangka.

Pada malam 3 Juni, daerahnya tiba-tiba diguyur hujan es yang menurutnya “lebih besar dari telur ayam.”

Ia mengaku sebelumnya sudah menghubungi pembeli untuk memanen semangka, tetapi setelah hujan es terjadi, pembeli tersebut membatalkan seluruh pesanan.

Disusun dari laporan reporter Chen Zhenjin, Editor Xu Gengwen – NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Mengintip Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Lawan Mozambik
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Sekolah Rakyat Jatim 1 di Surabaya Disiapkan Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu Modern dan Inklusif
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Mahasiswa Universitas Ciputra Makassar Dampingi UMKM Dimsum Ibu Tingkatkan Pengelolaan Persediaan dan Keuangan
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Wilayah Status Siaga Tsunami Usai Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Sangihe
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ubah Sampah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai, Dorong Ekonomi Sirkular di Daerah
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.