Siapkan Sulawesi Selatan Jadi Pusat Pengelolaan Sumber Daya Bersama, Unhas Dukung Penuh IASC 2027

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dalam upaya menghadapi tekanan terhadap hutan, wilayah pesisir, dan sumber daya alam yang semakin meningkat, Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil peran strategis dengan mendukung pelaksanaan 21st IASC Biennial Conference yang akan digelar di Sulawesi Selatan pada 21–25 Juni 2027. Konferensi internasional ini bertujuan mengkaji pengelolaan sumber daya bersama (the commons) secara lintas disiplin dan lintas negara demi menemukan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Konferensi ini menjadi wadah berkumpulnya akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara seperti Australia, Amerika Serikat, dan Belanda, serta institusi dalam dan luar negeri seperti IPB University, Universitas Gadjah Mada, Universitas Mataram, dan University of Hawai‘i. Mereka akan mengkaji secara komprehensif pengelolaan sumber daya kolektif mulai dari hutan, mangrove, perairan pesisir, hingga aspek sosial dan kesehatan masyarakat.

Dosen Fakultas Kehutanan Unhas, Prof Dr Forest Muhammad Alif K Sahide SHut MSi yang mendampingi delegasi, menjelaskan,

“Karena itu, konferensi ini tidak berfokus pada satu bidang ilmu tertentu. Kami mempertemukan berbagai perspektif untuk memahami hubungan antara manusia, lingkungan, dan sumber daya yang mereka kelola bersama.”

Prof. Alif menambahkan bahwa Sulawesi Selatan dipilih sebagai lokasi strategis karena menyimpan keragaman ekosistem sekaligus praktik pengelolaan sumber daya berbasis masyarakat yang menjadi perhatian komunitas akademik internasional.

Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc menyambut baik rencana penyelenggaraan konferensi tersebut. Ia menegaskan bahwa isu pengelolaan sumber daya bersama semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan.

“Tema ini sangat relevan dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini. Universitas memiliki peran penting dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang dapat menjembatani kebutuhan konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Prof. JJ saat ditemui di Gedung Rektorat Unhas.

Lebih lanjut, Prof. JJ menegaskan komitmen Unhas untuk tidak hanya menjadi tuan rumah konferensi internasional ini, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif para dosen dan peneliti dalam berbagai agenda kolaborasi yang akan dikembangkan.

Bagi Unhas, IASC 2027 tidak hanya menjadi forum akademik internasional, tetapi juga kesempatan memperkenalkan Sulawesi Selatan sebagai laboratorium pembelajaran global dalam pengelolaan sumber daya bersama. Kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu menjadi kunci menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan alam di tengah berbagai tantangan lingkungan.

Tentang IASC dan Konferensi 2027

International Association for the Study of the Commons (IASC) merupakan asosiasi internasional yang fokus pada studi tata kelola dan pengelolaan sumber daya milik bersama (the commons). Konferensi dua tahunan IASC menjadi platform penting dalam membahas berbagai isu terkait pengelolaan sumber daya bersama secara global.

Informasi lebih lanjut mengenai IASC 2027 dapat diakses melalui situs resmi https://2027.iasc-commons.org. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Minta Ketua Baru The Fed Tak Naikkan Suku Bunga
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Trenggono Mundur dari TNI Sebelum Dilantik Jadi Wakil Kepala BGN
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Binus Jakarta dan UPH Tangerang Buka Persaingan Ketat Campus League Nationals 2026 dengan Kemenangan Penting
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Atasi El Nino Godzilla dan Sampah di Jabar, KDM Gandeng TNI dan BMKG
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kalah Telak dari Oman, Mozambik Tetap Beri Target Tinggi di Laga Kontra Timnas Indonesia
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.