Istana Ungkap Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menjelaskan alasan di balik penunjukan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap Said Iqbal sebagai penasihat khusus bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh. Langkah tersebut disebut sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan pekerja di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa rekam jejak Said Iqbal sebagai tokoh serikat pekerja menjadi pertimbangan utama Presiden dalam menunjuknya sebagai penasihat khusus.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Saudara Said Iqbal rekam jejaknya selama ini memang berkecimpung atau memperjuangkan mengenai ketenagakerjaan terutama mengenai isu-isu perburuhan,” ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (8/6/2026).

Menurut Prasetyo, Presiden berharap keberadaan Said Iqbal di lingkaran penasihat presiden dapat membuat komunikasi pemerintah dengan kelompok buruh berlangsung lebih intensif.

“Oleh karenanya dengan penunjukan ini, Bapak Presiden berharap komunikasi dapat lebih intens di dalam kita bersama-sama terus memperjuangkan apa yang menjadi harapan-harapan dari tenaga kerja dan perburuhan kita,” katanya.

Prasetyo mengungkapkan bahwa penunjukan tersebut juga berkaitan dengan rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh yang sempat disampaikan Presiden pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025.

Menurutnya, pemerintah telah mengkaji berbagai skema untuk mewujudkan tujuan pembentukan dewan tersebut. Namun, setelah dilakukan pendalaman, pemerintah menilai terdapat alternatif yang lebih efektif untuk menjembatani aspirasi pekerja.

“Kalau kita ingat bahwa kurang lebih satu tahun yang lalu di May Day tahun 2025 ada kehendak untuk kita membentuk apa yang disebut dengan Dewan Kesejahteraan Buruh. Namun setelah kita coba pelajari, ada sesuatu hal yang kemudian kita merasa berkenaan dengan segala sesuatu yang ingin dicapai dengan adanya dewan buruh tersebut bisa kita cari skema yang lain,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Prasetyo, Presiden Prabowo memilih menunjuk seorang tokoh buruh secara langsung untuk menjadi penasihat di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

“Oleh karenanya Bapak Presiden kemudian memutuskan untuk mengangkat salah satu tokoh buruh menjadi penasihat beliau di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh,” kata Prasetyo.

Dia menegaskan bahwa secara substansi tujuan yang hendak dicapai tetap sama dengan gagasan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh, yakni menciptakan ruang dialog yang lebih efektif antara pemerintah dan pekerja.

“Secara esensi yang diharapkan adalah sama, terjadi komunikasi yang jauh lebih cair, jauh lebih intens, tidak birokratis, di dalam hal sekali lagi kita bersama-sama memperjuangkan apa yang selama ini diharapkan oleh kawan-kawan buruh, apalagi dalam situasi kondisi ekonomi yang sekarang ini,” tandas Prasetyo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN Evaluasi Penerima MBG, Sekolah Kaya Tak Jadi Prioritas
• 44 menit lalukatadata.co.id
thumb
Said Iqbal Resmi Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Rieke Diah Pitaloka Usulkan Bali Jadi Percontohan Sistem Keimigrasian Terintegrasi Nasional
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Mozambik: Potensi Perubahan Besar
• 2 jam lalubola.com
thumb
55 SPPG di Batam Berhenti Beroperasi Sementara, Dana MBG Belum Cair
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.